Jepang adili anggota sekte pelaku serangan sarin

Makoto Hirata

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Makoto Hirata menyerahkan diri ke pihak berwenang pada 2011.

Sidang dengan terdakwa seorang anggota Aum Shinrikyo dimulai di Jepang, hampir 20 tahun setelah sekte itu melancarkan serangan sarin mematikan kereta bawah tanah di Tokyo.

Makoto Hirata tidak secara langsung dituduh terlibat dalam serangan sarin, tetapi didakwa menculik dan membunuh seorang pengacara, Kiyoshi Kariya, yang menyelidiki aktivitas kelompok Aum Shinrikyo.

Hirata, 48, dituduh menculik Kariya yang saudara perempuannya berusaha melepaskan diri dari sekte Aum Shinrikyo.

Di dalam penyekapan di komune sekte yang terletak di kaki Gunung Fuji, perempuan berusia 68 tahun itu meninggal dunia setelah diberi suntikan.

Ia menuturkan tidak bermaksud menculik pengacara, seperti dilaporkan kantor berita Kyodo.

"Ini memerlukan waktu lama untuk sampai pada hari ini, dan saya meminta maaf telah menyusahkan korban, keluarga dan masyarakat," tutur Hirata.

Hirata menyerahkan diri ke Kepolisian Metropolitan Tokyo pada Desember 2011.

Sebelumnya Mahkamah Agung memperkuat keputusan hukuman mati atas <link type="page"><caption> Seiichi Endo</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/11/111121_japan.shtml" platform="highweb"/></link>, salah seorang pemimpin sekte Aum Shinrikyo yang melakukan serangan gas sarin pada tahun 1995.

Tiga belas anggota sekte sejauh ini telah dijatuhi hukuman mati atas serangan gas beracun yang menewasaskan 13 orang itu.