Lagi, Musharraf mangkir dari pengadilan

Eks Presiden Musharraf
Keterangan gambar, Musharraf mengaku mengalami gangguan jantung saat akan hadir di pengadilan.

Mantan Presiden Pakistan, Pervez Musharraf, untuk ketiga kalinya tidak hadir di pengadilan.

Musharraf tadinya dijadwalkan hadir di pengadilan khusus di Islamabad, hari Kamis (02/01), namun ia mengaku mengalami gangguan jantung ketika dalam perjalanan menuju pengadilan dan harus dibawa ke rumah sakit tentara di Rawalpindi.

Gangguan kesehatan Musharraf ini disampaikan perwira polisi, Jan Mohammed, kepada pengadilan.

Juru bicara Musharraf, Raza Bokhari, mengatakan mantan jenderal tersebut sadar dan ditangani oleh tim dokter militer.

Musharraf diajukan ke pengadilan dengan dakwaan melakukan pengkhianatan terhadap negara.

Dakwaan ini terkait dengan keputusan Musharraf membekukan konstitusi dan memberlakukan keadaan darurat pada 2007.

Musharraf menolak dakwaan tersebut dan menyebut upaya hukum ini bermotif politik.

Ia sudah dua kali mangkir dari pengadilan dengan <link type="page"><caption> alasan minimnya pengamanan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/12/131224_pakistan_pervez_musharraf_sidang.shtml" platform="highweb"/></link>.

Ia menjadi mantan penguasa militer pertama yang menghadapi dakwaan pengkhianatan.

Jika dinyatakan bersalah ia bisa dijatuhi hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Musharraf juga menghadapi dakwaan pembunuhan dan menghalangi proses hukum.