Ribuan perempuan di Suriah 'diperkosa'

Sekitar 6.000 perempuan di Suriah diperkosa sejak pecah konflik di negara tersebut pada Maret 2011.
Data ini diungkap organisasi HAM, Euro Mediterranean Human Rights Network (EMHRN), yang mengatakan makin banyak perempuan Suriah yang menjadi sasaran serangan seksual dan penyiksaan, baik oleh tentara pemerintah maupun kelompok-kelompok bersenjata.
Juru bicara EMHRN mengatakan para korban sering secara sengaja dikucilkan dan situasi ini memaksa mereka untuk meninggalkan rumah mereka.
Juga, perempuan menjadi sasaran penembak jitu dan dipakai sebagai tameng hidup bersama anak-anak.
"Mereka sengaja dijadikan sasaran karena posisi mereka yang rentan dan karena berhubungan dengan tentara pemerintah atau dengan anggota oposisi," kata Hayet Zeghiche, juru bicara EMHRN kepada BBC.
Laporan EMHRN disusun pada beberapa bulan pertama tahun 2013 dengan mewawancarai para korban dan petugas medis.
Lebih 100.000 orang diperkirakan tewas dalam konflik di Suriah sementara jumlah pengungsi telah menembus dua juta menurut data PBB.
Pada hari Senin (25/11) sekjen PBB mengumumkan <link type="page"><caption> akan ada</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131125_suriah_perundingan.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> putaran baru perundingan damai</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131125_suriah_perundingan.shtml" platform="highweb"/></link> Suriah di Jenewa pada 22 Januari mendatang.









