Hollande minta permukiman Israel distop

Presiden Prancis, Francois Hollande, dalam kunjungan ke Tepi Barat menyerukan penghentian menyeluruh pembangunan permukiman Israel.
Selepas pertemuan dengan Presiden <link type="page"><caption> Palestina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/palestine/" platform="highweb"/></link> Mahmud Abbas, Senin 18 November, Hollande menegaskan bahwa tanah Palestina dibutuhkan untuk penyelesaian dua negara di masa depan.
Pekan lalu Perdana Menteri <link type="page"><caption> Israel</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/israel/" platform="highweb"/></link> Benjamin Netanyahu sudah memerintahkan menteri perumahan Israel mempertimbangkan kembali <link type="page"><caption> rencana pembangunan </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131113_israel_rumah.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> lebih 20.000 rumah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131113_israel_rumah.shtml" platform="highweb"/></link> di Tepi Barat.
Dalam kunjungan resmi pertamanya ke Tepi Barat, Hollande mengatakan bahwa pembangunan permukiman menimbulkan masalah atas perundingan damai yang sejauh ini tidak memperlihakan kemajuan berarti.
Dan Presiden Abbas juga memperingatkan perundingan damai akan berakhir jika Israel meneruskan pembangunan permukiman.
Sebelum bertemu dengan Abbas di kompleks kepresidenan di Muqataa, Holande memberi penghormatan di makan Yasser Arafat, <link type="page"><caption> yang menurut tim forensik Swiss </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131107_yasser_arafat.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> kemungkinan diracun</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/11/131107_yasser_arafat.shtml" platform="highweb"/></link> ketika meninggal sembilan tahun lalu.
Dari Tepi Barat, Hollande akan kembali ke Jerusalem untuk menyampaikan pidato di depat parlemen guna menegaskan komitmen Prancis atas keamanan Israel.
Prancis merupakan salah satu donor internasional terbesar bagi Otorita Palestina yang memerintah Tepi Barat dengan menyumbang sekitar 50 juta euro setiap tahunnya melalui Uni Eropa maupun program-program pembangunan lainnya.









