Kapal Greenpeace diserang di Rusia

Greenpeace
Keterangan gambar, Greenpeace meyakini para penyerang adalah anggota polisi rahasia Rusia.

Kelompok pegiat lingkungan Greenpeace mengatakan sekelompok pria bersenjata menyerang kapal mereka dan menyandera sejumlah aktivis.

Kapal itu berada di Laut Arktik untuk memprotes pengeboran minyak yang dilakukan oleh perusahaan energi Rusia Gazprom.

Seorang aktivis mengatakan kepada BBC bahwa sekitar 15 pria dengan penutup wajah turun dari helikopter ke dek kapal dan menyandera 29 orang aktivis di geladak, termasuk kapten kapal.

Greenpeace yakin para penyerang adalah anggota badan keamanan internal Rusia atau FSB.

Empat orang aktivis kelompok itu berusaha <link type="page"><caption> menduduki anjungan minyak</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/search/?scope=indonesia&q=greenpeace" platform="highweb"/></link> lepas pantai pada hari Rabu (18/09).

Greenpeace mengatakan pengeboran minyak Gazprom mengancam kelangsungan lingkungan bawah laut yang unik dan rentan. Moskow membantah klaim tersebut.

Direktur Greenpeace International Kumi Naidoo mengatakan "masalahnya bukan soal (apakah) minyak akan tumpah tapi (soal) kapan."

"Satu-satunya jalan untuk menghentikan bencana tumpahan minyak di lingkungan yang unik ini adalah dengan secara permanen melarang pengeboran," katanya.

Gazprom adalah perusahaan pertama yang akan memulai produksi komersial minyak di lepas Arktik dengan rencana pemboran tahun depan.

Sebelumnya Greenpeace mengklaim antisipasi rencana tumpahan minyak Gazprom sudah tidak berlaku Juli lalu.