Israel membunuh warga Palestina

Kerusuhan di Tepi Barat
Keterangan gambar, Kerusuhan di Tepi Barat terjadi ketika pasukan hendak menangkap tersangka.

Tentara Israel menembak seorang warga Palestina berusia 20 tahun ketika berusaha melarikan diri dari pengejaran di wilayah pendudukan Tepi Barat.

Penembakan warga <link type="page"><caption> Palestina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/palestine/" platform="highweb"/></link> ini terjadi setelah pasukan militer Israel masuk ke kamp pengungsi Palestina di dekat kota Jenin untuk menangkap tersangka.

Militer <link type="page"><caption> Israel</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/israel/" platform="highweb"/></link> mengatakan kerusuhan kemudian terjadi dan para perusuh melempar bom molotov dan granat ke arah pasukan. Dalam kerusuhan itu tentara mendapat serangan dari para perusuh.

Masih menurut militer Israel, tentara membalas serangan dengan menembak kaki orang-orang yang terlibat dalam kerusuhan.

Dalam kerusuhan, pasukan Israel melihat pria Palestina yang menjadi sasaran penangkapan berusaha melarikan diri, tetapi ditembak oleh tentara.

"Tersangka yang diburu ini mengalami luka, dievakuasi oleh pasukan militer untuk mendapat perawatan lebih lanjut dan kemudian meninggal dunia karena luka-lukanya di rumah sakit Israel," pernyataan militer pada Selasa (17/09).

Dikaji

Pihak berwenang Palestina menyebut warga Palestina yang tewas itu adalah Islam al-Tubasi. Palestina mengatakan dia ditembak ketika pasukan Israel menggerebek rumahnya di kamp pengungsi Jenin, Tepi Barat.

Sementara kelompok militan Palestina Jihad Islam menyebut Islam al-Tubasi sebagai anggotanya.

Wartawan BBC di Jerusalem Kevin Connolly mengutip seorang juru bicara militer yang mengatakan tindakan perusuh menuntut tentara Israel membalas dengan kekerasan.

"Ia menambahkan militer Israel akan mengkaji latar belakang penembakan yang menyebabkan kematian ini," lapor Connolly.

Peristiwa terbaru ini merupakan bagian dari serangkaian insiden kekerasan di kamp pengungsi selama beberapa minggu terakhir.

Pada 26 Agustus, pasukan keamanan Israel menembak mati tiga warga Palestina di kamp Qalandiya. Menyusul peristiwa itu, <link type="page"><caption> perunding Palestina</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/08/130826_palestina_israel.shtml" platform="highweb"/></link> membatalkan rencana pertemuan dengan Israel.

Satu minggu sebelumnya, tentara Israel menembak mati seorang warga dan melukai dua orang dalam operasi penangkapan di kamp Jenin.