Perempuan dilarang belanja sendirian di Pakistan

Ulama Islam dan pemuka masyarakat di Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, melarang perempuan berbelanja sendirian tanpa keluarga pria.
Keputusan itu diambil dalam sebuah pertemuan di kawasan Karak dan diumumkan lewat pengeras suara masjid.
Para ulama <link type="page"><caption> Islam</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/islam/" platform="highweb"/></link> akan meminta bantuan untuk menegakkan larangan itu dan meminta pemilik toko agar tidak melayani perempuan yang datanng sendirian.
"Kami sudah memutuskan bahwa perempuan tidak akan berbelanja ke pasar tanpa keluarga pria," tutur seorang ulama, Maulana Mirzaqeem, kepada kantor berita AFP.
"Mereka yang datang ke pasar tanpa anggota keluarga pria akan diserahkan ke polisi.
Tujuan dari larangan ini adalah untuk mencegah kaum pria terganggu selama bulan suci Ramadan. Namun tidak jelas apakah larangan akan dicabut setelah berakhirnya puasa.
"Mereka menyebar ketidaksopanan dan menggangu puasa pria dalam Ramadan," tambah Mirzaqeem.
Dikiritk pedagang
Sebagian besar perempuan yang tinggal di kawasan kesukuan di <link type="page"><caption> Pakistan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/pakistan/" platform="highweb"/></link> barat laut menggunakan jilbab dengan gaun panjang yang menutupi seluruh tubuh.
Kawasan Khyber Pakhtunkhwa dikenal amat konservatif dan larangan ini dilaporkan diusulkan oleh salah satu faksi dalam Jamiat Ulema-e-Islam
Bagaimanapun para pedagang mengkritiknya karena khawatiran akan mempengaruhi bisnis dan mencoreng reputasi wilayah mereka.
"Kami tidak pernah mendukung larangan dan akan mengelar rapat untuk memprotes keputusan para ulama," kata seorang pedagang, Munwar Khan, seperti dikutip kantor berita Reuters.
Bulan Ramadan tahun ini jatuh pada pekan kedua Juli dengan berbagai variasi perbedaan satu hari antara berbagai belahan dunia.
Adapun di Indonesia, <link type="page"><caption> awal Ramadan ditetapkan pada Rabu 10 Juli 2013.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2013/07/130708_sidang_isbat_ramadhan.shtml" platform="highweb"/></link>









