Bantahan pembagian memoar Hitler oleh Kim Jong-un

Korea Utara membantah keras laporan yang menyebutkan pemimpin mereka, Kim Jong-un, memberikan memoar Hitler kepada para pejabat pemerintahnya.
Sebuah situs yang dikelola oleh para pembangkang <link type="page"><caption> Korea</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/korea/" platform="highweb"/></link> Utara mengatakan para pejabat senior mendapat hadiah Mein Kampf pada hari ulang tahun Kim Jong-un pada bulan Januari.
Situs internet New Focus International menulis laporan itu dengan mengutip nama seorang pejabat Korea Utara di Cina yang tidak disebutkan namanya.
"Menyebut Hilter berhasil membangun kembali Jerman dalam waktu singkat setelah kekalahan di Perang Dunia I, Kim Jong-un mengeluarkan perintah agar Third Reich (atau Nazi Jerman) dipelajari secara mendalam dan meminta agar diambil aplikasi praktisnya," begitulah kutipan yang dimuat situs tersebut.
Pemimpin Nazi, Adolf Hitler, menulis Mein Kampf pada tahun 1924 ketika dia masih di penjara tentang masa-masa awal kehidupannnya dan pandangannya yang rasis.
Kisah hidupnya itu sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dengan judul My Struggle atau Perjuanganku.
Ancaman fisik
Namun Kementrian Keamanan Rakyat Korea Utara -yang bertanggung jawab atas keamanan- membantah keras dan mengecam para pembangkang tersebut sebagai 'sampah manusia' serta mengancam akan membunuh mereka.
"Kementrian bertekad untuk secara fisik menyingkirkan umat manusia yang tercela yang terlibatdalam pengkhianatan itu."
Pernyataan menambahkan bahwa pembelot dari Korea Utara itu dimanfaatkan oleh Korea Selatan dan Amerika Serikat.
Diperkirakan sekitar 20.000 warga Korea Utara membelot ke Selatan sejak tahun 1950-an.
Korea Utara dan Selatan secara teori masih berada dalam keadaan perang karena hanya menandatangani gencatan senjata setelah berakhirnya perang 1950-1953 dan bukan traktat perdamaian.
Hubungan keduanya memburuk <link type="page"><caption> karena uji coba nuklir yang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/02/130212_korea_utara_uji_nuklir.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> dilakukan Pyongyang pada Februari 2013.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/02/130212_korea_utara_uji_nuklir.shtml" platform="highweb"/></link>
Bagaimanapun <link type="page"><caption> Korea Utara sudah sepakat untuk kembali</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/06/130608_korea_hubungan.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> melakukan pembicaraan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/06/130608_korea_hubungan.shtml" platform="highweb"/></link> dengan Korea Selatan pada awal Juni.









