Pemrotes bertekad terus duduki Taman Gezi di Istanbul

Sekelompok pemrotes di Taman Gezi, di Istanbul, mengatakan mereka tidak akan mengindahkan permintaan pemerintah dan akan terus menduduki taman tersebut.
"Kami akan tetap melanjutkan perjuangan kami melawan ketidakadilan yang tengah terjadi di negara kami," kata Solidaritas Taksim, salah satu kelompok mewakili para pengunjuk rasa.
"Perjuangan kami baru dimulai," kata mereka.
Rencana mengembangkan Taman Gezi memicu demonstrasi antipemerintah besar-besaran selama lebih dua pekan, banyak di antaranya <link type="page"><caption> diwarnai kekerasan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/06/130611_taksim_polisi_turki.shtml" platform="highweb"/></link>.
Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan meminta pendudukan taman diakhiri, menggelar dialog, dan menawarkan referendum mengenai rencana mengembangkan Taman Gezi.
Pemerintah mengatakan taman tersebut <link type="page"><caption> tidak akan direnovasi dalam waktu deka</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/06/130614_turki_penundaan.shtml" platform="highweb"/></link>t karena legalitas proyek ini tengah dipelajari pengadilan.
Beberapa kalangan mengatakan sikap PM Erdogan telah melunak dengan menawarkan beberapa konsesi tersebut.
Sebelumnya Erdogan menyebut para pengunjuk rasa sebagai ekstremis dan penjarah.
Para demonstran sementara itu menuduh pemerintah pimpinan Erdogan berupaya menerapkan nilai-nilai Islam ke negara Turki yang sekuler.









