Pemberontak Kurdi tarik pasukan dari Turki

Tentara PKK
Keterangan gambar, Ocalan jmengumumkan penarikan mundur dari wilayah Turki pada 21 Maret 2013.

Kelompok pemberontak Kurdi PKK hari ini (08/05) mulai menarik pasukan dari Turki sebagai bagian dari perjanjian damai untuk mengakhiri konflik puluhan tahun.

Sekitar 1.500 atau lebih pejuang Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dijadwalkan mulai mundur dengan berjalan kali dan kemudian menuju pangkalan komando PKK di gunung Qandil, Irak Utara.

Turki melarang kelompok yang memperjuangkan kemerdekaan bagi Kurdi itu. Konflik berlangsung selama sekitar tiga dekade dan menelan ribuan korban jiwa.

"Kita tahu mereka sudah mulai bergerak," kata Selahattin Demirtas, seorang anggota parlemen pro-Kurdi seperti dikutip kantor berita AFP.

Tidak ditangkap

Warga Kurdi
Keterangan gambar, Warga Kurdi mendengarkan rekaman pesan Abdullah Ocalan dari penjara.

Wartawan BBC Emily Buchanan melaporkan komando PKK menyatakan penarikan tetap dilakukan sesuai rencana meskipun diduga Turki melakukan beberapa tindakan provokatif, termasuk mobilisasi pasukan di daerah-daerah berpenduduk Kurdi.

Penarikan pejuang PKK diperkirakan akan rampung dalam waktu tiga hingga empat bulan. Penarikan terjadi setelah pemimpin PKK Abdullah Ocalan <link type="page"><caption> menyerukan gencatan senjata</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/03/130321_kurdi_coba.shtml" platform="highweb"/></link> Maret lalu.

Dari dalam penjara di Turki, Ocalan mengatakan pintu terbuka untuk proses demokrasi dan saatnya bagi politik untuk menang.

Sebelum seruan itu ditempuh berbagai upaya perundingan perdamaian yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi sehingga Ocalan akhirnya mendukung gencatan senjata.

Kelompok Kurdi bersedia menyerah memperjuangkan kemerdekaan bagi wilayah mereka dan sebagai gantinya mereka dijanjikan perubahan konstitusi yang menjamin mereka memiliki hak sama sebagai warga negara Turki.

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan telah berjanji bahwa para pejuang yang mundur tidak akan ditangkap, tetapi ia menyerukan kepada mereka untuk menyerahkan senjata.