Bangladesh tutup 18 pabrik 'demi keselamatan'

bangladesh
Keterangan gambar, Bangladesh bentuk panel pengawasan pabrik-pabrik garmen.

Pemerintah Bangladesh mengatakan telah menutup 18 pabrik garmen karena alasan keselamatan kerja.

Dua pabrik terletak di kota Chittagong dan sisanya di ibukota Dhaka, di mana sebuah gedung bertingkat tempat sejumlah pabrik beroperasi ambruk bulan lalu.

Langkah itu diambil setelah Bangladesh sepakat dengan Organisasi Buruh Internasional (ILO) untuk memberikan "pertimbangan tertinggi" bagi keselamatan di tengah ketakutan emerintah bahwa perusahaan-perusahaan garmen Barat akan membuka pabrik di negara lain.

Sejumlah media Bangladesh melaporkan bahwa pengumuman penutupan itu disampaikan oleh Menteri Tekstil Abdul Latif Siddique.

Bangladesh juga telah membentuk panel untuk menginspeksi 4.500 pabrik garmen di negara itu untuk menghindari terulangnya tragedi serupa.

Sementara itu, jumlah korban tewas dari peristiwa ambruknya gedung pabrik Rana Plaza di Dhaka telah mencapai 800 orang.

Jumlah ini diperkirakan akan bertambah setelah hari ini tim evakuasi menemukan lagi puluhan jenazah di puing-puing bangunan.

Kondisi jenazah sudah tidak bisa dikenali lagi sehingga polisi memutuskan untuk melakukan identifikasi berdasarkan tes DNA.

Lima pabrik garmen di Rana Plaza membuat produk-produk pakaian untuk berbagai toko di Eropa dan AS, di antaranya Primark dan Walmart.