Warga Afsel gelar doa bersama untuk Mandela

Gereja-gereja di seluruh Afrika Selatan hari ini menggelar acara doa bersama untuk Nelson Mandela yang telah dirawat selama empat hari di rumah sakit karena menderita infeksi paru atau pneumonia.
Ratusan orang dilaporkan akan berkumpul di gereja Regina Mundi, Soweto- kota yang pernah menjadi pusat perlawanan terhadap rezim pemerintahan apartheid.
Wartawan BBC Afrika, Andrew Harding mengatakan warga Afrika Selatan telah lama mendoakan kesembuhan Mandela yang dipandang sebagai penjaga moral bangsa itu meski dia tidak lagi pernah muncul di hadapan publik lebih dari satu dekade lalu.
Kantor Presiden Afrika Selatan pada hari Sabtu (30/03) telah mengatakan bahwa mantan presiden berusia 94 tahun itu mampu bernafas tanpa kesulitan.
Mereka mengatakan dokter telah mengeluarkan cairan pada paru-paru Mandela untuk melancarkan pernapasannya.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi perihal sampai kapan Mandela akan menjalani perawatan di rumah sakit.
Tidak panik
Presiden Afrika Selatan, Jacob Zuma kepada warga di negara itu telah mengatakan untuk tidak panik terkait kondisi Mandela.
Mandela diketahui menderita tuberculosis pada tahun 1980 saat menjalani penahanan di Roben Island.
Paru-paru mandela mengalami kerusakan saat dia melakukan kerja di tambang yang terdapat pada penjara tersebut.
Perawatan kali ini merupakan yang keempat bagi Mandela dalam kurun waktu dua tahun.
Nelson Mandela merupakan mantan presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan yang memerintah pada periode 1994-1999.
Selain dikenal sebagai mantan presiden kulit hitam pertama, warga di negara itu juga menganggapnya sebagai bapak bangsa yang pernah memimpin perjuangan melawan rezim pemerintahan apartheid.









