Paus akan pimpin misa Minggu Palma

Paus Fransiskus akan mengawali masa liturgi penting bagi Gereja Katholik dengan memimpin Misa Minggu Palma di Roma.
Puluhan ribu orang peziarah diperkirakan akan memadati lapangan Santo Petrus untuk mengikuti misa yang menandai dimulainya awal dari pekan suci bagi umat Katholik.
Potongan batang pohon zaitun akan dibagikan kepada mereka yang mengikuti misa hari ini untuk mengenang saat Yesus memasuki kota Yerusalem sebelum dia disalibkan.
Setelah memimpin misa Minggu Palma, Paus akan memimpin enam misa lainnya sepanjang pekan ini dan puncaknya adalah misa perayaan Paskah pada pekan depan dan pemberkatan Urbi et Orbi.
Wartawan BBC di Roma, David Willey mengatakan apa yang dikatakan oleh Paus selama memimpim misa nanti akan menjadi salah satu hal tambahan untuk melihat cara dia memimpin di lingkungan kepausan.
Sebelumnya pada hari Sabtu (23/03) Paus asal Argentina ini telah menggelar pertemuan dengan pendahulunya Paus Emeritus Benediktus XVI.
Pertemuan tertutup
Pertemuan tertutup antara Paus Fransiskus dengan pendahulunya itu berlangsung di ruang perpustakaan istana musim panas kepausan di Castel Gandolfo dekat Roma, Italia.
Sejauh ini Paus Fransiskus dinilai telah menunjukan upayanya untuk mendorong hubungan lebih dekat gereja dengan warga biasa.
Paus Fransiskus telah meminta Gereja Katolik Roma untuk lebih dekat dengan warga biasa, terutama kaum miskin dan yang kurang beruntung.
Dan, hanya 10 hari menjelang kepausannya, dia membuat sejumlah perubahan kecil tetapi signifikan dalam gaya hidup seorang pemimpin Gereja Katolik Roma.
Dia memakai baju yang lebih sederhana ketimbang jubah mewah yang biasa dipakai pendahulunya.
Paus pertama dari Amerika Latin ini juga menolak mobil khusus dan memilih untuk menggunakan bis bersama dengan para kardinalnya setelah dia terpilih, dan bersikeras kembali ke hotelnya di Roma pada keesokan harinya guna membayar tagihannya sendiri.









