Mesir minta bantuan ekonomi ke Jerman

Presiden Mohammed Morsi dan Kanselir Angela Merkel
Keterangan gambar, Kunjungan Mohammed Morsi ke Jerman menegaskan hubungan penting Mesir-Jerman.

Presiden Mesir, Mohamed Morsi, berkunjung ke Jerman untuk meminta bantuan di tengah berlanjutnya unjuk rasa di negaranya.

Dalam pertemuan dengan Kanselir Angela Merkel, Morsi berupaya meyakinkan bahwa Mesir tetap berkomitmen untuk demokrasi.

Bantuan sebesar US$4,8 miliar dari Dana Moneter Internasional, IMF, dan Jerman dihentikan karena krisis politik yang melanda <link type="page"> <caption> Mesir</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/mesir/" platform="highweb"/> </link>.

Usai pertemuan Kanselir Merkel mengatakan keinginannya untuk melihat dialog antara semua kekuatan politik dan pemerintah harus menghargai hak asasi.

"Satu hal yang penting bagi kami adalah garis dialog selalu terbuka untuk semua kekuatan politik di Mesir, bahwa kekuatan politik yang berbeda bisa memberi sumbangan, bahwa hak asasi ditegakkan di Mesir dan tentu saja kebebasan beragama dijalankan," tutur Angela Merkel dalam konferensi pers bersama.

Batal ke Prancis

Selain mengupayakan pencairan bantuan, Presiden Morsi juga ingin agar Berlin bersedia menghapus hutang Mesir sebesar US$300 juta.

Bantuan IMF dan Jerman amat diperlukan untuk proses pemulihan di tengah masalah sosial politik dan ekonomi yang memburuk.

Peran Jerman amat dibutuhkan untuk meyakinkan IMF bahwa Mesir berada dalam jalur proses demokratisasi yang benar.

Sebelum pertemuan Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle, mengatakan bahwa setiap bantuan dari Berlin akan tergantung dari kemajuan demokrasi di Mesir.

Morsi sudah membatalkan kunjungan ke Prancis karena krisis politik yang berlanjut di dalam negeri namun kunjungan ke Jerman -walau hanya beberapa jam- menegaskan kembali pentingnya hubungan kedua negara.

Sementara unjuk rasa terus berlangsung dan dua tewas dalam kekerasan di Lapangan Tahrir di Kairo, Rabu 30 Januari.

Panglima Angkatan Bersenjata Mesir, Jenderal Abdel Fattah al-Sissi, sudah <link type="page"> <caption> memperingatkan krisis politik Mesir saat ini bisa mengarah </caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/01/130129_mesir_krisis.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> pada 'ambruknya' negara</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/01/130129_mesir_krisis.shtml" platform="highweb"/> </link>.