Peringatan panglima atas ambruknya Mesir

Panglima Angkatan Bersenjata Mesir memperingatkan krisis politik saat ini bisa mengarah pada 'ambruknya' negara.
Dalam pesan di halaman Facebook, Jenderal Abdel Fattah al-Sissi juga mengatakan ambruknya negara bisa mengancam generasi masa depan <link type="page"> <caption> Mesir</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/mesir/" platform="highweb"/> </link>.
"Berlanjutnya konflik antara kekuatan-kekuatan politik sehubungan dengan pengelolaan negara bisa mengarah pada ambruknya negara dan mengancam generasi masa depan," tulisnya.
Dia menyampaikan peringatan menyusul pengerahan tentara secara besar-besaran di tiga kota di sekitar Terusan Suez.
<link type="page"> <caption> Keadaan darurat sudah ditetapkan</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/01/130128_egyptdarurat.shtml" platform="highweb"/> </link> di Port Said, Ismaili, dan Suez menyusul <link type="page"> <caption> kerusuhan akhir pekan lalu yang dipicu</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/01/130126_mesir_rusuh.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> oleh hukuman</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/01/130126_mesir_rusuh.shtml" platform="highweb"/> </link> atas para perusuh sepakbola.
Lebih dari 50 orang tewas akibat kekerasan yang mewarnai rangkaian unjuk rasa yang masih terus berlangsung karena sejumlah orang tampaknya tidak memperdulikan keadaan darauat itu.
Sepanjang Senin malam, ribuan warga di Port Said, Ismaili, dan Suez tetap turun ke jalan-jalan.
Penegasan peran militer
Peringatan dari Jenderal al-Sissi tampaknya merupakan ancaman terselubung kepada para pengunjuk rasa maupun kelompok oposisi dan pada saat bersamaan meminta ketenangan.

Wartawan BBC di Kairo, Yolande Knell melaporkan al-Sissi, yang merangkap Menteri Pertahanan, juga ingin menegaskan peran militer di Mesir.
Jenderal al-Sissi sebenarnya menyampaikan peringatan kepada para calon perwira militer.
Dia menambahkan tantangan ekonomi, sosial, dan politik yang dihadapi Mesir mencerminkan ancaman nyata kepada keamanan Mesir dan persatuan negara Mesir.
Menurutnya tentara merupakan 'satuan yang padu dan kokoh' yang menjadi landasan negara.
Dia ditunjuk sebagai Panglima dan Menteri Pertahanan oleh Presiden Mohammed Morsi yang meraih kemenangan dalam pemilihan presiden Juni 2012.
Aksi unjuk rasa marak pekan lalu menanggapi keputusan pengadilan yang menjatuhkjan hukuman mati atas 21 perusuh sepakbola dalam pertandingan di Port Said, tahun lalu, yang menewaskan 75 orang.
Sebelum aksi tersebut, <link type="page"> <caption> sejumlah orang turun ke jalan untuk</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/01/130125_mesir_bentrok.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> memperingati dua tahun maraknya protes</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/01/130125_mesir_bentrok.shtml" platform="highweb"/> </link> menentang Presiden Husni Mubarak, yang akhirnya berhasil menjatuhkannya.
Mereka berpendapat Presiden Morsi telah mengkhianati revolusi.









