India sebut perlakuan Pakistan 'kejam'

Tentara India
Keterangan gambar, India mengatakan salah satu rombongan patrolinya diserang di dekat garis perbatasan.

India mengecam keras perlakuan "kejam" terhadap dua tentaranya yang dikatakan tewas dalam serangan lintas batas oleh tentara Pakistan di wilayah Kashmir yang diperebutkan kedua negara.

Kedua tentara India tewas setelah terlibat dalam baku tembak pada Selasa (08/01). Pihak berwenang India mengatakan salah satu jenazah tentara "dimutilasi."

"Tindakan militer Pakistan sangat provokatif. Cara mereka memperlakukan jenazah tentara, tentara India, kejam," kata Menteri Pertahanan, A.K. Antony, kepada para wartawan, Rabu 9 Januari.

Jenazah kedua tentara dibawa ke rumah sakit militer di Rajouri, India utara, dan petugas medis akan melakukan visum untuk mengetahui skala luka-luka.

Dubes dipanggil

Pakistan membantah tentaranya terlibat dalam serangan itu, tetapi mengatakan telah melakukan investigasi.

Seorang pejabat militer sebaliknya menuduh India menyebarkan propaganda untuk mengalihkan perhatian dari serangan yang dilancarkan India pada Minggu.

Sementara Kementerian Luar Negeri India memanggil Duta Besar Pakistan, Salman Bashir, untuk menyampaikan protes atas tewasnya dua tentara India.

Menteri Luar Negeri India, Salman Khurshid, mengatakan pelanggaran gencatan senjata selama 10 tahun di wilayah perbatasan yang dijaga ketat itu amat memprihatinkan.

Dia mengatakan Pakistan harus menempuh langkah-langkah yang memadai.