Raja Juan Carlos ingin tenangkan warga Spanyol

raja juan carlos
Keterangan gambar, Dalam wawancara televisi Raja Juan Carlos tidak menyinggung soal skandal korupsi menantunya.

Raja Spanyol Juan Carlos tampil dalam sebuah wawancara televisi di malam peringatan ulang tahunnya yang ke 75.

Juan Carlos sebelumnya diketahui sangat jarang tampil dalam sebuah wawancara televisi.

Dan dalam wawancara itu dia mengungkapkan betapa ''sakit'' dirinya mengetahui banyak pemuda Spanyol terpaksa pindah karena kesulitan ekonomi.

Wawancara ini berlangsung setelah tahun yang sulit bagi keluarga kerajaan Spanyol.

Raja Juan Carlos sebelumnya pernah meminta maaf karena pergi berburu gajah di Botswana saat krisis keuangan menghantam negara itu, sementara menantunya menjadi pusat perhatian dalam penyelidikan kasus korupsi.

"Satu dari sekian banyak yang menjadi perhatian dan ada di dalam benak banyak warga Spanyol adalah angka pengangguran yang menyebabkan jutaan keluarga tidak mampu hidup dengan martabat dan memaksa pemuda meninggalkan Spanyol untuk mencari pekerjaan,'' katanya seraya menambahkan bahwa situasi ini ''menyakitkan baginya.''

"Itu sangat menyakitkan bagi saya,'' katanya kepada televisi nasional Spanyol, TVE.

Skandal korupsi

Wartawan BBC di Madrid melaporkan bahwa wawancara itu menjadi sorotan rakyat Spanyol di saat popularitas keluarga kerajaan menurun.

Wawancara ini dianggap menunjukkan fakta bahwa ada kekhawatiran di dalam lingkaran kerajaan tentang masa depan keluarga kerajaan Spanyol.

Republikan masih menjadi kekuatan di Spanyol, kurang dari 40 tahun sejak era diktator Francisco Franco berakhir.

Dalam wawancara itu raja mengingatkan para penonton bagaimana dia sejauh ini dengan mulus melakukan transisi demokrasi selama 37 tahun dia berkuasa.

"Saya ingin mengingatkan, sebagai raja yang menyatukan warga Spanyol, bersamanya demokrasi dan monarki berjalan bersama,'' katanya, seraya menambahkan bahwa ''kebebasan'' adalah kata yang dia harap bisa selalu dia kenang.

Tetapi dalam wawancara ini tidak ada pertanyaan tentang skandal korupsi yang melibatkan menantunya, mantan pemain bola tangan internasional yang sekarang bergelar Duke Of Palma.

Juga tidak ada pertanyaan tentang permintaan maaf kepada publik yang dia buat setelah perjalanannya di Afrika di saat negara dalam kondisi krisis keuangan mendapat kecaman keras.

Sebuah koran di Spanyol, El Pais, menulis sebuah editorial tentang ''istana kerajaan tengah meluncurkan operasi untuk meningkatkan popularitas raja.''

Dua pekan lalu, Raja Juan Carlos dalam pidato Natal meminta warga Spanyol untuk percaya diri.

"Kita tidak mengindahkan adanya pesimistis, dan dampak itu bisa dirasakan di iklim sosial yang kita jalani,'' katanya usai aksi demo dan dua aksi mogok besar di Spanyol.

Untuk mengatasi krisis, katanya ''stimulus utama yang bisa mengeluarkan kita dari krisis adalah kepercayaan diri''.