Peringatan Fatah digelar di Jalur Gaza

Puluhan ribu warga Palestina mengikuti pawai di jalan-jalan Jalur Gaza untuk memperingati berdirinya gerakan politik Fatah.
Mereka berpawai di jalan-jalan utama dan lapangan Kota Gaza pada Jumat (04/01). Inilah untuk pertama kalinya pawai gerakan Fatah diadakan di Jalur Gaza sejak saingan Fatah, Hamas, berkuasa di Gaza tahun 2007.
Sebagai upaya meredakan ketegangan antara kedua kelompok, Hamas mengizinkan Fatah memperingati hari jadinya di Jalur Gaza.
Langkah itu ditempuh setelah bulan lalu para pendukung Hamas merayakan peringatan berdirinya Hamas di Tepi Barat.
Sebagian acara peringatan berdirinya gerakan Fatah hari ini terpaksa dihentikan dan beberapa pidato ditiadakan karena menurut panitia penyelenggara jumlah warga yang datang melebihi perkiraan.
Blokade
Mereka membawa bendera Fatah berwarna kuning dan mengusung gambar Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Para pejabat Fatah mengatakan pawai diikuti oleh 500.000 orang, sementara Hamas memperkirakan jumlah mereka sekitar 200.000 orang.
"Pesan hari ini adalah Fatah tidak bisa dibinasakan," kata seorang pejabat Fatah, Amal Hamad, seperti dikutip kantor berita Reuters.
Presiden Mahmoud Abbas menyampaikan pidato yang direkam sebelumnya dan ditayangkan di berbagai layar lebar.
"Kemenangan sudah dekat dan kita akan menemui Anda di Gaza dalam waktu dekat," kata Abbas.
Abbas menambahkan Gaza merupakan wilayah pertama Palestina yang mengakhiri pendudukan dan permukiman Israel.
"Dan kita menginginkan blokade diakhiri sehingga Gaza bisa bebas dan terhubung dengan wilayah lain di Palestina," jelas Abbas dari markasnya di Tepi Barat.
Fatah adalah gerakan nasionalis utama Palestina yang didirikan oleh mendiang Yasser Arafat pada 1965.









