Singapura terhindar dari resesi

singapura
Keterangan gambar, Ekonomi Singapura terpukul akibat pelambatan sektor manufaktur.

Ekonomi Singapura terhindar dari resesi teknis setelah data statistik terbaru menunjukkan adanya peningkatan pertumbuhan.

Dalam data statistik terbaru, ekonomi Singapura tumbuh 1,1% pada periode Oktober hingga Desember tahun lalu, dari tahun sebelumnya.

Sementara secara kuartal ke kuartal, ekonomi tumbuh 1,8%. Angka itu meningkat dari kontraksi sebesar 6,3% di kuartal ke tiga.

Pertumbuhan di Singapura didorong oleh pantulan kembali industri pelayanan, termasuk retil, keuangan dan sektor ekonomi.

Selama setahun pemerintah memperkirakan ekonomi tumbuh 1,2%.

Angka ini lebih rendah dari perkiraan 1,5% yang dibuat awal tahun 2012.

Kesengsaraan manufaktur

Kementerian Industri dan Perdagangan dalam sebuah pernyataan mengatakan pertumbuhan ekonomi terganggu imbas ''pelemahan sektor manufaktur''.

Sektor manufaktur Singapura, terpukul akibat pelambatan permintaan glonal, berkontraksi selama tiga kuartal berturut.

Berdasarkan data terbaru, sektor ini menyusut 10.8% dalam empat kuartal, dari tiga bulan sebelumnya.

Kemudian diikuti kontraksi 9,9% dalam kuartal ke tiga.

Pengamat mengatakan pelemahan permintaan global akan membuat sektor manufaktur akan tetap tertekan dalam beberapa bulan ke depan.

"Manufaktur masih terlihat lemah sebagaimana terlihat dari penurunan dua digit,'' kata Selena Ling dari OCBC Singapura.

"Dalam jangka dekat, sulit untuk melihat adanya kemajuan dalam manufaktur.''