Buku komik Nabi Muhammad di Prancis

Komik Nabi Muhammad
Keterangan gambar, Radaktur Charlie Hebdo, Stephane Charbonnier, dengan buku komik Nabi Muhammad.

Majalah satir Prancis, Charlie Hebdo, akan menerbitkan sebuah komik yang bercerita tentang kehidupan Nabi Muhammad.

Situs majalah itu menyebutkan mereka menuturkan kehidupan Muhammad dalam gambar sesuai dengan kisah sejarah <link type="page"> <caption> Islam</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/islam/" platform="highweb"/> </link> tanpa tambahan humor.

"Bentuknya mungkin dianggap menghina bagi sejumlah orang, namun substansinya sepenuhnya halal," seperti tertulis di situsnya.

Komik berjudul Kehidupan Muhammad Bagian 1, Awal Menjadi Nabi, disusun berdasarkan riset yang disiapkan oleh seorang ahli sosiologi Prancis keturunan Tunisia.

"Itu merupakan biografi yang akan diterima oleh orang-orang Islam karena diedit oleh orang Islam (sendiri)," tutur Stephane Charbonnier, redaktur Charlie Hebdo yang juga menjadi ilustrator buku, kepada kantor berita AFP.

Bukan yang pertama

Majalah Charlie Hebdo sudah beberapa kali mengundang kontroversi, antara lain pada akhir 2011 lalu ketika menerbitkan edisi yang menampilkan <link type="page"> <caption> Nabi Muhammad sebagai</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/11/111104_majalah.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> pemimpin redaksi tamu</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/11/111104_majalah.shtml" platform="highweb"/> </link>.

Bulan September 2012, sebuah organisasi di Suriah mengadukan majalah ini karena dianggap memancing diskriminasi dan menyulut kebencian dan kekerasan atas etnik, ras, maupun agama.

Charbonnier menambahkan bahwa gagasan buku komik Nabi Muhammad muncul tahun 2006 ketika surat surat kabar di Denmark menerbitkan kartun Nabi Muhammad, yang belakangan diterbitkan juga oleh Charlie Hebdo.

"Banyak yang kita ketahui tentang kehidupan Jesus, tapi kita tidak tahu apa-apa tentang Muhammad," tuturnya.

Penerbitan kartun nabi Muhammad itu memicu kemarahan di sejumlah negara dan rangkaian unjuk rasa yang diwarnai dengan kekerasan marak di beberapa tempat.

Kantor koran Jyllands-Posten itu <link type="page"> <caption> mendapat ancaman akan diserang</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/04/120413_jyllandspostenattack.shtml" platform="highweb"/> </link> dan rumah penggambar kartunnya, Kurt Westergaard, <link type="page"> <caption> diserang oleh seorang </caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/02/110204_denmarkcartoonist.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> pria asal Somalia</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/02/110204_denmarkcartoonist.shtml" platform="highweb"/> </link>.