Angin siklon Evan menerjang Samoa

Angin siklon menyebabkan kerusakan parah di pulau Samoa di Pasifik.
Tidak hanya memutuskan aliran listrik, siklon juga menumbangkan pepohonan dan memicu banjir.
Sejumlah laporan menyebutkan bahwa sedikitnya dua orang tewas akibat Siklon Evan yang menerjang Samoa pada hari Kamis.
Di ibukota Apia rumah-rumah rata dengan tanah dan sungai Vaisigano meluap.
Namun kekhawatiran bahwa siklon akan kembali menghantam Samoa untuk kedua kalinya telah usai.
Menteri Luar Negeri Selandia Baru Murray McCully mengatakan pada wartawan bahwa "perkiraan terbaik" adalah siklon itu tidak akan kembali.
Kantor mitigasi bencana Samoa mengatakan listrik di seluruh penjuru negeri terganggu.
"Pembangkit listrik Tanugamanono hancur dan kami kemungkinan tidak akan memiliki listrik dalam waktu dua minggu," kata dia.
Komisi tinggi Selandia Baru di Apia, Nick Hurley, mengatakan siklon itu lebih besar dari badai tropis yang pernah ia alami di kawasan tersebut dan kekuatannya tidak diduga.
"Sifat siklon yang tidak dapat diduga menjadikannya berbeda," kata dia.
"Perkiraan kecepatan angin tidak memberikan indikasi betapa kuat dampak yang akan ditimbulkan."
Siklon itu memicu angin berkecepatan 165km/jam saat tiba di Samoa.









