Parlemen Turki bahas rencana operasi militer

Terbaru  4 Oktober 2012 - 16:21 WIB
Akcakale

Kota Akcakale di perbatasan Turki diserang oleh meriam Suriah dan lima warganya tewas.

Parlemen Turki mengadakan sidang khusus untuk membahas usulan pemerintah untuk melancarkan operasi militer lintas batas ke Suriah.

Sidang khusus pada Kamis (04/10) diadakan beberapa jam setelah Turki kembali melancarkan serangan artileri terhadap pos militer Suriah sebagai balasan atas bom mortir yang menewaskan lima warga negara Turki, tiga di antaranya anak-anak.

Para pejabat Turki mengatakan serangan artileri dimulai Kamis pagi dengan sasaran distrik Tall al-Abyad, sekitar 10 kilometer dari garis perbatasan Turki dan Suriah.

Mereka mengatakan serangan dilakukan sebagai balasan atas tindakan Suriah. Wilayah Turki diserang beberapa kali sejak pergolakan menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad dimulai, tetapi insiden hari Rabu tercatat paling serius.

"Angkatan bersanjata kita di wilayah berbatasan dengan cepat menanggapi serangan yang buruk sekali ini sesuai dengan aturan pelibatan," demikian pernyatataan kantor Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan.

Menurut aktivis di Suriah, serangan menewaskan sejumlah tentara pemerintah.

Belasungkawa

"Turki tidak akan pernah membiarkan provokasi-provokasi seperti itu oleh rezim Suriah terhadap keamanan nasional."

Kantor Perdana Menteri Turki

Sejumlah sasaran di wilayah Suriah diserang dengan tembakan artileri yang diidentifikasi melalui radar.

"Turki tidak akan pernah membiarkan provokasi-provokasi seperti itu oleh rezim Suriah terhadap keamanan nasional," tambah pernyataan resmi Turki.

Hal senada juga disampaikan oleh seorang penasehat perdana menteri Turki yang mengatakan negara itu tidak tertarik berperang melawan Suriah tetapi akan melakukan balasan bila diperlukan.

Sementara itu Suriah mengatakan sedang menyelidikan asal muasal penembakan yang mengenai daerah Akcakale di wilayah Turki.

Serangan diduga dilakukan oleh pasukan pemerintah Suriah dan menewaskan lima warga Turki.

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengecam Suriah atas tindakannya menyerang Turki dengan mortir dan menyebut aksi itu sebagai pelanggaran hukum internasional.

NATO menyerukan kepada Suriah untuk menghentikan aksinya terhadap Turki, salah satu negara anggota NATO.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.

]]>