Listrik di India kembali menyala

Sumber gambar, AP
Setelah mengalami pemadaman besar selama dua hari, akhirnya listrik di India kembali menyala.
Sebelumnya 600 juta orang terpengaruh akibat tiga saluran utama listrik mati.
Pemadaman ini menyebabkan kekacauan dan seluruh kota tenggelam dalam kegelapan.
Pemadaman besar ini mempengaruhi 20 dari 28 negara bagian India.
Kepala Perusahaan Sistem Operasi Listrik India, SK Soonee mengatakan listrik kini sudah kembali normal.
Pemadaman besar ini juga menyebabkan jaringan transportasi terhenti dengan ratusan perjalanan kereta terlantar dan pasukan air terputus.
Di Delhi, layanan Metro dihentikan dan para pekerja mengevakuasi kereta. Banyak lampu pengatur lalu lintas padam, menyebabkan kemacetan yang luar biasa.
Daerah lain yang terpengaruh adalah Punjab, Haryana, Uttar Pradesh, Himachal Pradesh dan Rajasthan di utara, dan di bagian Bengal Barat, Bihar, Orissa dan Jharkhand di kawasan timur.
Di bagian timur India, sekitar 200 petambang terjebak di bawah tanah karena kereta angkutnya mati, tetapi petugas kemudian mengatakan bahwa para petambang berhasil diselamatkan.
Seorang pekerja di Delhi, Anu Chopra, 21, mengatakan: ''Saya bisa memahami ini terjadi sekali, tetapi bagaimana mungkin ini berlangsung selama dua hari berturut-turut.''
"Ini menunjukkan bagaimana infrastruktur kita dalam kondisi sepenuhnya berantakan. Tidak ada transparansi dan akuntabilitas.''
'Halangan teknis'
Dalam sebuah pernyataan di TV nasional Selasa malam, Menteri Energi Sushil Kumar Shinde menyalahkan sejumlah negara bagian yang mengambil kuota listrik lebih dari batas nasional.
Dia mengatakan dia telah meminta negara bagian untuk menghentikan hal tersebut dan memerintahkan pejabatnya untuk menghukum negara bagian yang melanggar.
Tetapi di Uttar Pradesh, satu dari negara bagian yang disalahkan dalam media India mengatakan ''tidak ada alasan untuk mempercayai'' pemadaman terjadi akibat salah mereka.
Anil K Gupta, ketua perusahaan listrik Utter Pradesh meminta ''penyelidikan lanjutan untuk mengungkap penyebab sesungguhnya.''
Menteri Listrik di negara bagian Haryana, Kapten Ajay Singh, dikutip NDTV mengatakan negara bagiannya bukan satu-satunya kawasan yang melebihi kuota.

Sumber gambar, AP
"Kami tidak ingin disalahkan untuk halangan teknis yang menyebabkan pemadaman,'' katanya. ''Kami hanya disalahkan atas apa yang dilakukan orang lain.''
Pemadaman besar ini juga menyebabkan perombakan kabinet dimana Shinde kini digeser ke posisi menteri dalam negeri, dan posisinya diisi oleh Veerappa Moily.
Pemadaman adalah hal yang biasa di sejumlah kota India karena kekurangan daya dan saluran yang menua.
Kekacauan yang disebabkan oleh pemadaman ini sering kali menimbulkan aksi protes dan kerusuhan di masa lampau.
Tetapi pemadaman total adalah hal yang jarang, terakhir kali terjadi tahun 2001.
Kebutuhan India untuk listrik semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir disaat ekonomi tumbuh tetapi tidak diikuti dengan pertumbuhan infrastruktur yang memadai.
Wartawan BBC melaporkan, kecuali ada investasi sangat besar di sektor energi, negara ini masih akan sering mengalami pemadaman besar.









