Presiden Rusia Vladimir Putin kunjungi Israel

Vladimir Putin

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Presiden Vladimir Putin mengunjungi kembali Timur Tengah setelah tujuh tahun.

Presiden Rusia Vladimir Putin memulai perjalanan pertama dalam tujuh tahun terakhir ke Timur Tengah dan Israel menjadi pemberhentian pertamanya.

Program nuklir Iran dan krisis politik berkepanjangan di Suriah akan menjadi agenda utama pembicaraan Putin dengan para pemimpin Israel.

Dalam rangkaian kunjungannya itu, Putin dijadwalkan melakukan pembicaraan dengan Menlu Avignor Lieberman, Presiden Shimon Peres dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Wartawan BBC di Timur Tengah Jon Donnison melaporkan dari berbagai masalah kawasan, program nuklir Iran akan menjadi menu utama pembicaraan.

Banyak warga Israel menuding Rusia, yang membangun sejumlah fasilitas nuklir Iran, memilih untuk menentang sanksi untuk Teheran.

Putin sendiri pernah menyatakan bahwa jika Israel menyerang Iran maka keputusan itu akan menyebabkan 'kehancuran'.

Selain soal Iran, masalah penjualan senjata Rusia ke Suriah yang menyediakan pangkalan bagi AL Rusia juga akan menjadi bahan diskusi.

Hubungan budaya

Selain melakukan pembicaraan bilateral, Putin juga dijadwalkan menghadiri upacara peresmian tugu peringatan bagi jutaan prajurit Rusia yang tewas saat menentang Nazi di Perang Dunia II.

Selama ini Israel dan Rusia memiliki hubungan kebudayaan yang cukup kuat. Apalagi Israel menampung lebih dari satu juta imigran Yahudi saat Uni Soviet masih berdiri.

Tetapi, menurut Jon Donnison mengatakan secara politik hubungan kedua negara kerap mengalami pasang surut.

Pada 2005 lalu Putin menjadi presiden pertama Rusia melakukan kunjungan ke Israel. Saat itu dia juga mengunjungi Tepi Barat dan Mesir.

Dalam kunjungannya kali ini selain bertemu dengan para petinggi Israel, Putin juga akan menggelar pembicaraan dengan pemimpin Palestina Mahmoud Abbas, Selasa (26/6) di Betlehem.

Selanjutnya, Putin akan bertolak ke Yordania untuk menggelar pertemuan dengan Raja Abdullah.

Awal tahun ini Vladimir Putin kembali menjabat presiden Rusia setelah memenangkan pemilihan presiden yang digelar akhir tahun lalu.

Sebelumnya, Putin menjabat perdana menteri di bawah Presiden Dmitry Medvedev selama empat tahun.