Perancang mode Galliano terbukti rasis

Sumber gambar, BBC World Service
Perancang mode Inggris John Galliano, yang mengakui melontarkan ejekan anti-Yahudi pada sebuah rumah makan di Paris, dihukum denda US$8.400.
Disainer yang dipecat rumah mode Dior karena masalah tersebut mengatakan dirinya tidak dapat mengingat kedua kejadian tersebut dan menyangkal dirinya rasis.
Galliano meminta maaf atas tingkah lakunya pada pengadilan yang berjalan satu hari bulan Juni lalu.
Dia menyalahkan kecanduan obat dan alkohol sebagai penyebab kelakuannya.
Jaksa menuntutnya membayar denda US$14.000.
Karir hancur
Wartawan BBC di Paris Christian Fraser mengatakan hukuman terbesar yang dialami Galliano adalah peristiwa ini menghancurkan karirnya.
Dia diberhentikan Dior setelah ditangkap. Kehancuran nama baiknya dipandang lebih parah daripada vonis pengadilan.
Wartawan kami melaporkan hakim meyakini Galliano lebih memerlukan bantuan bukannya hukuman.
Pengacara Galliano mengatakan setelah keputusan akhir,"Galliano lega. Lega bahwa dia bisa memandang (masalah yang sudah berjalan selama) delapan bulan ini telah berakhir. Dia siap menghadapi masa depan dengan rasa saling memahami, maaf, dan berharap semua hal ini dapat dianggap sebagai masa lalu."
Denda ini berkaitan peristiwa malam hari tanggal 8 Oktober 2010 dan 24 Februari 2011 di cafe La Perle, Marais, Paris.
Galliano mengejek kurator musium Geraldine Bloch karena dia Yahudi pada bulan Februari. Dia juga mengejek temannya yang berasal dari Asia Selatan.
Pada peristiwa ketiga jaksa juga menunjukkan rekaman video yang menunjukkan Galliano saat mabuk menyatakan kecintaannya kepada Hitler.









