OECD: Ekonomi dunia melambat

Data resmi Jerman menunjukkan keanjlokan ekspor
Keterangan gambar, Data resmi Jerman menunjukkan keanjlokan ekspor

Ekonomi-ekonomi besar kemungkinan akan melambat sampai akhir tahun, kata Organisasi Pembangunan dan Kerja sama Ekonomi (OECD).

OECD memperkirakan pertumbuhan 0,3% di Inggris pada tiga bulan terakhir tahun ini, tetapi ekonomi dapat berkontraksi sampai 1% di tengah-tengah ketidakpastian perkiraan.

Organisasi ini memperkirakan Kelompok Tujuh ekonomi terbesar akan tumbuh hanya sebesar 0,2%.

OECD mengatakan Jerman kemungkinan yang paling merasakan dampak penurunan perdagangan dunia.

"Tingkat kepercayaan konsumen dan bisnis turun di ekonomi besar OECD berdasarkan data yang lemah, kebuntuan kebijakan fiskal Amerika Serikat, masalah utang wilayah euro dan peningkatan kekhawatiran semakin sedikit kebijakan yang dapat mengatasi berlanjutnya melemahnya" ekonomi, kata OECD.

AS melambat

Pertumbuhan G7 diperkirakan sebesar 1,6% pada Juli sampai September, turun menjadi 0,2% pada periode Oktober sampai Desember.

Meskipun produksi akan menurun di Jerman pada periode Oktober-Desember, ekonomi negara itu akan berkembang 2,6% dari Juli sampai September.

Tetapi Jerman, yang merupakan ekonomi terbesar Eropa, akan berkontraksi sampai 1,4% antara bulan Oktober sampai Desember.

Data ini menjelaskan pertumbuhan kuartal ketiga, dengan mengatakan ekonomi Jerman melonjak karena dilanjutkannya pembangkit listrik tenaga nuklir yang sempat dihentikan karena bencana nuklir di Jepang pada bulan Maret.

OECD memperkirakan pertumbuhan Amerika Serikat sebesar 1,1% pada kuartal ketiga, melambat 0,4% di kuartal keempat.

Data resmi Jerman hari Kamis memperlihatkan ekspor turun 1,8% pada bulan Juli, lebih besar dari perkiraan.