Iran mulai sidangkan dua WN AS

Sumber gambar, AFP
Pengadilan Iran, Minggu(31/8), mulai menyidangkan dua warga negara Amerika Serikat yang dituduh melakukan kegiatan spionase di negara tersebut.
Persidangan terhadap Shane Bauer dan Josh Fattal ini berlangsung setelah keduanya ditahan selama dua tahun sejak mereka ditangkap pihak keamanan Iran.
Keduanya menyangkal melakukan aksi yang dituduhkan Iran, dalam keterangan sebelumnya mereka mengatakan sedang melakukan pendakian di wilayah pegunungan Irak dan tanpa disengaja masuk ke wilayah Iran.
Pihak keamanan Iran sebelumnya juga menangkap satu orang warga Amerika, Sarah Shourd, namun dia kemudian dibebaskan dengan sejumlah uang jaminan dan telah kembali ke negaranya.
Pengacara Fattal dan Bauer berharap keduanya bisa dibebaskan karena mereka tidak bersalah terhadap semua tuduhan yang diajukan oleh pihak keamanan Iran.
"Saya berharap kasus ini bisa berakhir dengan bahagia," kata pengacara keduanya, Masoud Shaffi kepada AFP.
"Saya percaya mereka tidak bersalah, tuduhan melakukan aksi spionase kepada mereka sama sekali tidak relevan. Meskipun nanti pengadilan tidak mendengarkan pembelaan saya namun dua tahun di balik jeruji penjara adalah hukuman yang telah cukup," katanya lagi.
Persidangan hari ini juga menyidangkan Sarah Shourd secara in absentia setelah sebelumnya dia bebas dengan uang jaminan sebesar US$500.000.
Momen Ramadhan
Washington telah secara tegas menolak tuduhan Iran dan terus menekan negara itu untuk membebaskan dua warga negaranya dari tuduhan tersebut.
Pihak keluarga keduanya dan Sarah Shourd dalam pernyataanya mengatakan mereka berharap atas nama kedua keluarga agar berkah Ramadhan melimpahi warga Musllim di Iran dan juga di manapun mereka berada.
"Tolong, jika anda mempunyai sedikit ruang dalam doa anda di bulan Ramadhan ini, doakan juga kawan, tunangan saya dan keluarga kami, itu akan sangat berarti buat kami," kata Sarah Shourd yang juga tunangan Shane Bauer.
Persidangan keduanya sebenarnya digelar akhir tahun lalu namun beberapa kali mengalami penundaan dengan berbagai alasan.
Pengacara keduanya mengaku selama masa penahanan itu dia hanya diizinkan bertemu sebanyak dua kali, itupun saat mereka muncul di persidangan.
"Mereka mengatakan akan menginformasikan kepada saya dan saya masih mengusahakan hal itu," kata Shaffi.
Kasus keduanya telah menarik perhatian sejumlah tokoh di Amerika Serikat dan dunia intrenasional.
Mantan Juara Dunia Tinju Kelas Berat, Muhammad Ali misalnya ikut menyerukan kepada pemimpin besar Iran Ayatollah Ali Khamenei untuk membebaskan Fattal dan Bauer.
Lembaga Amnesti Internasional juga kembali menyerukan kepada Iran untuk membebaskan keduanya.









