Vatikan tolak uskup yang didukung Beijing

Sejumlah gereja Katolik di Cina tidak akui kepemimpinan Paus di Vatikan

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Sejumlah gereja Katolik di Cina tidak akui kepemimpinan Paus di Vatikan

Vatikan pada hari Sabtu (16/7) menolak uskup yang telah ditahbiskan di Cina tanpa persetujuan Paus Benediktus XVI.

Joseph Huang Bingzhang ditahbiskan di kota Shantou di provinsi Guangdong hari Kamis (14/7) oleh Gereja Katolik yang didukung Beijing.

Gereja tersebut tidak mengakui kepemimpinan Paus.

Dalam sebuah pernyataan yang menggunakan kata-kata keras, Vatikan juga mengatakan Paus Benediktus mengecam perlakuan yang diterima gereja-gereja di Cina.

Terdapat sekitar enam juta penganut Katolik di Cina.

Sebagian jemaat gereja mendukung pemerintah komunis Cina, yang lainnya adalah pendukung setia Paus yang beribadah secara sembunyi-sembunyi.

Konstitusi Cina menjamin hak beribadah namun puluhan anggota gereja ditangkap dalam beberapa bulan terakhir.

Hubungan memburuk

"Tahta suci tidak mengakuinya...dia tidak memiliki wewenang untuk memimpin keuskupan masyarakat Katolik," kata Vatikan.

Mereka menambahkan pemerintah Beijing memaksa beberapa uskup pendukung Vatikan untuk menghadiri upacara pentahbisan meskipun mereka sebenarnya menolak.

Sebuah sumber di Cina mengatakan para uskup menghadiri acara di bawah pengawalan polisi.

Vatikan mendesak agar warga Katolik Cina diberikan kebebasan untuk tetap setia kepada Paus.

Ekskomunikasi uskup Bingzhang ini dipandang sebagian pihak semakin memperburuk hubungan antara Vatikan dan Cina.