Keadaan darurat di sejumlah PLTN Jepang

Anak-anak menjalani latihan gempa di Jepang

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Latihan menyelamatkan diri dalam gempa masuk kurikulum sekolah di Jepang

Gempa terparah menghantam Jepang sejak pencatatan dimulai dan memicu gelombang tsunami yang mematikan.

Televisi-televisi Jepang menayangkan gambar mobil, kapal dan bahkan gedung tersapu gulungan air menyusul gempa sekuat 8,9.

Pemerintah Jepang memberlakukan keadaan darurat di sejumlah pembangkit tenaga nuklir tetapi pihak resmi mengatakan tidak ada kebocoran radiasi.

Paling tidak 60 orang tewas akibat beberapa gempa susulan yang kuat.

Guncangan -yang menurut US Geological Survey berkekuatan 8,9 pada skala Richter- menghantam Jepang pada pukul 14.46 waktu setempat di kedalaman 24 kilometer.

Peringatan kemungkinan terjadinya tsunami sudah diperluas ke seluruh wilayah Pasifik hingga ke wilayah Amerika Selatan dan Utara.

Palang Merah di Jenewa memperingatkan, gelombang tsunami bisa jadi akan lebih tinggi di beberapa kepulauan Pasifik, kata kantor berita Reuters.

Penduduk yang tinggal di daerah pesisir Filipina, Hawaii dan kepulauan lain di Pasifik dievakuasi menjelang kedatangan tsunami.

Namun belakangan Selandia Baru menurunkan tingkat bahaya tsunami menjadi ancaman laut, artinya akan terjadi arus deras dan kuat yang tidak biasa.

Dinding air

Gelombang besar dan tinggi menghantam daerah perfektur Miyagi dan Fukushima dan merusak puluhan daerah tempat tinggal di daerah pesisir.

Kantor berita Kyodo mengatakan gelombang setinggi 10 meter menghatam pelabuhan Sendai di Miyagi.

Televisi NHK memperlihatkan gelombang besar yang penuh dengan sampah reruntuhan menyapu gedung-gedung, mobil dan kapal-kapal dan memasuki daratan.

Para pengendara mobil dan motor berusaha ngebut menjauh dari gulungan air yang memasuki daratan.

Daerah pertanian di Sendai terendam air dan gelombang tsunami mendesak mobil-mobil menyeberangi landasan pacu di bandara kota Sendai.

Kebakaran terjadi di pusat kota.

Daerah yang terpengaruh gempa

Sumber gambar, usgs

Keterangan gambar, Garis merah menggambarkan daerah yang merasakan dampak kuat gempa

Keadaan darurat

Pemerintah memberlakukan keadaan darurat di sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir setelah sistem pendingin di salah satu reaktornya berhenti beroperasi setelah reaktor itu secara terhenti secara otomatis akibat gempa.

Pemerintah daerah setempat mendesak penduduk di sekitar PLTN itu mengungsi demi pencegahan.

Perdana Menteri Naoto Kan mengatakan tidak ada kebocoran radiasi dari pembangkit listrik tenaga nuklir itu ataupun dari salah satu reaktor di wilayah yang terkena gempa.

Para korban gempa

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, PM Naoto Kan mengatakan tidak ada kebocoran radiasi dari pembangkit listrik tenaga nuklir

Badan energi atom PBB mengatakan empat pembangkit listrik tenaga nuklir Jepang sudah ditutup dengan aman.

Polisi dan pejabat setempat mengatakan paling tidak 60 orang tewas akibat gempa dan tsunami.

Jumlah yang tewas diperkirakan akan meningkat jauh lebih tinggi.

Satu kapal mengangkut 100 orang hanyut termakan gelombang tsunami, lapor media Jepang dengan mengutip polisi di Miyagi.

Tidak jelas apa yang terjadi dengan kapal itu dan penumpangnya saat ini.

Di perfektur Iwate, yang juga dekat dengan pusat gempa, seorang pejabat mengatakan sangat sulit mengukur parahnya kerusakan.

"Jalanan rusak berat dan tidak bisa dilalui karena tsunami menyapu bersih semuanya, mobil, reruntuhan gedung dan banyak barang lainya," kata Hiroshi Sato, pejabat manajemen bencana di Iwate.

Gempa bumi ini juga memicu kebakaran besar di pengilangan minyak di kota Ichihara di perfektur Chiba dekat Tokyo, melahap habis tangki-tangki penyimpanan minyak.