Mahkamah kejahatan selidiki Ghadaffi

Sumber gambar, Reuters (audio)
Ketua jaksa penuntut Mahkamah Kejahatan Internasional mengatakan akan menyelidiki pemimpin Libia, Muammar Gaddafi, anak-anaknya dan para pembantu seniornya terkait dugaan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Luis Moreno-Ocampo mengatakan tidak seorang pun berhak melakukan pembantaian warga biasa.
Ribuan orang diperkirakan tewas dalam kekerasan setelah pasukan keamanan menyerang para demonstran yang dimulai tanggal 17 Februari.
Kolonel Gaddafi bersumpah akan terus mempertahankan pemerintahannya walaupun dia sudah tidak mengendalikan sebagian besar wilayah Libia.
Awal hari Kamis, para saksi mata mengatakan pasukan dia melancarkan serangan udara ke kota Brega yang menjadi tempat industri minyak terbesar di Libia.
Lingkaran dekat Ghaddafi
Mahkamah di Den Haag telah mengidentifikasi setidaknya sembilan insiden berbeda yang bisa termasuk dalam kejahatan terhadap kemanusiaan.
Tuduhan paling serius menyangkut pembunuhan 257 warga oleh pihak berwenang dan pasukan keamanan antara tanggal 15 dan 20 Februari di kota Benghazi.
Duapuluh enam orang lain diduga dibunuh di tiga kota lain di wilayah ini.
Di kota Misrata, 14 orang diduga tewas di tangan pasukan keamanan.
Penahanan secara ilegal juga akan diselidiki. Sejumlah individu juga akan secara khusus diperiksa. Mereka adalah pemimpin Libia, Muammar Gaddafi dan lingkaran terdekatnya serta kepala sejumlah organisasi keamanan dan militer.
Secara keseluruhan, hingga 15 orang yang bisa dikenai dakwaan kejahatan perang. Niat ke arah itu memang sangat jelas terlihat di Den Haag dan itu terlihat dari pesan bahwa pihak yang dekat dengan pemimpin Libia bisa diadili di pengadilan Mahkamah Kejahatan Internasional.
Harapan dari pesan ini adalah membuat mereka yang dekat dengan kelompok itu beralih kubu dan pada akhirnya lebih mengisolasi Kolonel Gaddafi.









