Richardson: Korut 'capai kemajuan'

Politisi Amerika Bill Richardson mengatakan Korea Utara bergerak menuju ke arah yang benar untuk menyelesaikan ketegangan yang tinggi di semenanjung Korea.
Berbicara setelah mengunjungi Korea Utara, dia menyatakan negara itu udah menunjukkan pragmatisme dengan tidak bereaksi terhadap latihan militer Korea Selatan.
Bulan lalu Korea Utara menyerang pulau Yeonpyeong setelah Selatan melakukan latihan militer serupa dan setelah itu Pyongyang mengancam akan melakukan balasan terhadap latihan militer terbaru ini.
Dia juga menekankan bahwa Utara telah sepakat untuk membolehkan masuk tim pemeriksa internasional ke fasilitas nuklirnya.
"Syaratnya adalah mereka akan membolehkan tim IAEA mengunjungi Yongbyon untuk memastikan Korea Utara tidak memproses uranium yang diperkaya dan melanjutkannya untuk tujuan damai," kata Richardson.
Tim pemantau IAEA yang selama ini memantau reaktor nuklir Yongbyon - sumber plutonium Korea Utara - diusir dari negara itu bulan April 2009.
Bulan November lalu Korea Utara membeberkan bahwa negara itu memiliki reaktor pengayaan uranium modern, juga di Yongbyon, kepada ilmuwan atom Amerika Siegfried Hecker.
Dalam laporannya dia mengatakan bahwa meskipun fasilitas itu tampaknya digunakan untuk tujuan sipil, fasilitas itu "bisa dengan mudah diubah agar bisa memproduksi uranium yang diperkaya level tinggi (HEU) untuk bahan bakar bom."









