Cina hukum aktivis korban susu bayi

Banyak warga Cina menjadi korban susu tercemar
Keterangan gambar, Banyak warga Cina menjadi korban susu tercemar melamin tahun 2008

Seorang pria Warga Cina yang berkampanye menuntut kompensasi bagi korban susu bayi tercemar tahun 2008 dihukum 2,5 tahun penjara atas dakwaan ''menyulut kekacauan''.

Zhao Lianhai mendirikan situs internet yang menyediakan informasi bagi kalangan orang tua setelah terungkap bahwa susu formula bayi merek tertentu dibubuhi bahan kimia industri, melamin untuk mempertinggi kadar protein.

Sedikitnya enam bayi tewas akibat susu terkontaminasi.

Zhao salah seorang 300.000 anak kecil yang jatuh sakit akibat susu tercemar.

Setelah amar putusan dibacakan hakim di pengadilan Beijing, istri Zhao, Li Xuemei, mengatakan hukuman untuk Zhao tidak bisa diterima dan menyatakan akan mengajukan banding.

''Hukuman ini begitu berat,'' kata pengacara Zhao, Li Fangping kepada kantor berita Associated Press.

''Kejahatan yang dituduhkan terhadap dirinya tidak lebih dari tindakan yang dilakukan warga biasa untuk mempertahankan hak mereka,'' katanya.

Zhao pernah bekerja untuk badan keamanan dan kualitas pangan Cina.

Mempermalukan

Pada tahun 2008, melamin didapati dalam produk 22 perusahaan pangan berbasis susu.

Melamin umumnya dipergunakan untuk memproduksi plastik, pupuk, dan beton.

Ketika ditambahkan ke produk pangan, bahan kimia itu menunjukkan kandungan proten yang terlihat lebih tinggi, tapi bisa menyebabkan gagal ginjal.

Lebih dari 20 orang dihukum atas keterlibatan mereka dalam skandal ini. Tiga orang bahkan dijatuhi hukuman mati.

Kasus susu tercemar melamin menarik perhatian publik dan media hingga di luar wilayah Cina.

Temuan melamin dalam susu bayi di Cina mendorong penarikan produk berbasis susu asal Cina.

Isu ini sangat mempermalukan para pemimpin Cina, yang kemudian bersumpah untuk mengatasi masalah tersebut dan memulihkan kepercayaan konsumen.

Vonis untuk Zhao Lianhai diumumkan ketika Cina tengah disoroti atas kebijakan pemerintah di sana terhadap kritik yang dilontarkan terhadap pemerintah.