Kesepakatan penting Taiwan-Cina

Taiwan dan Cina telah menyelesaikan rincian untuk sebuah kesepakatan yang dianggap sebagai kesepakatan paling penting antara kedua negara dalam masa 60 tahun belakangan.
Kesepakatan ini -yang serupa dengan pakta perdagangan bebas- akan memotong tarif eskpor dan memberi akses yang lebih besar untuk pasar masing-masing.
Setelah perundingan selama setahun penuh, dicapai kesepakatan lebih dari 500 produk Taiwan -antara lain suku cadang, petrokimia, dan buah-buahan- bisa masuk ke pasar Cina dengan bea yang dikurangi maupun tanpa bea sama sekali selama tiga tahun.
Namun untuk produk Cina hanya sekitar setengah dari jumlah itu yang masuk ke Taiwan dengan fasilitas yang sama
Walau diperkirakan bisa mendorong perekonomian Taiwan, para pengecam khawatir kesepakatan itu akan memberi Cina pengaruh yang besar terhadap Taiwan yang demokratis, seperti dilaporkan wartawan BBC, Cindy Sui, dari Taipei.
Selain itu ada juga kecurigaan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah pertama Cina dalam upaya menarik kembali Taiwan ke bawah kendali pemerintah Beijing, karena konsesi besar yang tidak biasanya diberikan Cina kepada Taiwan.
Taiwan memisahkan diri dari Cina pada tahun 1949 namun Cina masih menganggap negara pulau tersebut sebagai provinsinya yang membangkang.
Kesepakatan ini rencananya akan ditandatangani Selasa (29/06) dan kelompok oposisi Taiwan merencanakan akan menggelar unjuk rasa besar akhir pekan ini.









