Australia tutup pintu suaka pengungsi

Pengungsi Tamil diangkut kapal Oceanic Viking
Keterangan gambar, Pengungsi Tamil diangkut kapal Oceanic Viking

Pemerintah Australia mengumumkan segera menutup permohonan status pengungsi baru dari Sri Lanka dan Afghanistan.

Sejauh ini, jumlah pengungsi asal Afghanistan dan Sri Lanka adalah yang terbesar dari semua pencari suaka di Australia.

Menteri Imigrasi Australia Chris Evans mengatakan keputusan itu dibuat setelah pemerintah melihat perkembangan di kedua negara itu.

Evans menambahkan keputusan Australia ini juga merupakan peringatan keras bagi para penyelundup manusia.

Sejumlah media melaporkan salah satu penyebab terbitnya keputusan ini adalah semakin meningkatnya jumlah manusia perahu yang datang ke Australia beberapa bulan belakangan ini.

Keputusan baru itu muncul bersamaan dengan berita kedatangan sebuah perahu yang mengangkut 70 orang pengungsi tenggelam di lepas pantai Pulau Christmas, Samudera Hindia. Di pulau ini, pemerintah Australia mendirikan pusat penampungan pengungsi.

Kebijakan keras

Wartawan BBC di Sydney Nick Bryant, sejak 2007 Angkatan Laut Australia telah menahan sedikitnya 100 perahu yang membawa pengungsi menuju ke Negeri Kanguru itu.

Pemerintahan Perdana Menteri Kevin Rudd mendapat tekanan politik yang sangat berat terkait terus meningkatnya jumlah manusia perahu ini.

Bryant menambahkan penutupan permohonan visa bagi para pengungsi Afghanistan dan Sri Lanka merupakan langkah nyata untuk menghentikan arus pengungsi ke Australia.

Di Australia, kebijakan ini secara umum dilihat sebagai sebuah langkah politis untuk menetralisir masalah sensitif ini menjelang pemilu tahun ini.

"Kami secara konsisten melakukan pendekatan keras terhadap para penyelundup manusia. Dan kebijakan ini akan memperkuat sistem imigrasi Australia," kata Menteri Imigrasi Chris Evans.

Kebijakan ini tidak bertujuan untuk mengusir perahu-perahu pengungsi yang mengarah ke Australia. Para manusia perahu itu tetap akan dibawa ke Pulau Christmas, namun para pengungsi baru ini tidak bisa mengajukan permohonan suaka.

Pemerintah Australia akan mengevaluasi situasi Sri Lanka dalam tiga bulan dan situasi di Afghanistan dalam enam bulan ke depan.