Perancang pakaian McQueen meninggal

Lee McQueen
Keterangan gambar, Pengaruh Lee McQueen sangat kuat dalam dunia feysen Inggris

Perancang pakaian terkenal Inggris Alexander McQueen ditemukan meninggal di rumahnya, demikian pernyataan yang dikeluarkan perusahaannya.

Kepada BBC perusahaan tersebut membenarkan McQueen, 40, diketemukan meninggal di rumahnya di London Kamis pagi (11/02).

Paramedik yang dipanggil kekediamannya di kawasan mewah Mayfair mengatakan ia sudah meninggal ketika mereka datang dan polisi menyebut kematiannya tidak mencurigakan.

Sebuah pernyataan keluarga menyebut mereka mengalami kesedihan yang amat sangat atas peristiwa tragis yang mengagetkan ini.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya--dan merujuk perancang tersebut dengan nama pertamanya, Lee--mengatakan: ''Atas nama keluarga Lee McQueen, Alexander McQueen hari ini mengumumkan kematian Lee McQueen, pendiri dan perancang utama merek pakaian Alexander McQueen, yang ditemukan meninggal di rumahnya.''

Kematiannya ini terjadi hanya beberapa hari sebelum acara feysen London Fashion Week digelar dan persiapan akhir untuk pameran musim semi akan dilakukan di Paris.

McQueen yang pernah dinobatkan sebagai perancang pakaian terbaik Inggris memulai kariernya magang membuat jaket di Gieves and Hawkes, di kawasan penjahit bergengsi Inggris di Savile Row.

Pengaruh McQueen

McQueen dinobatkan sebagai perancang pakaian terbaik Inggris empat kali antara tahun 1996 dan 2003. Ia juga dinobatkan dengan gelar kebangsawanan CBE.

Lee McQueen
Keterangan gambar, Kematian Lee McQueen dianggap tidak mencurigakan

Pada tahun 1996, perancang yang mendapat julukan hooligan dunia feysen Inggris ini, karena kesukaannya akan rambut cepak dan mengenakan sepatu Doc Martens, ditunjuk sebagai perancang utama rumah mode Givenchy di Paris.

Dalam pesan Twitter tertanggal 3 Februari, McQueen mengatakan ibunya meninggal dunia.

Empat hari kemudian ia menulis mengaku menjalani satu pekan yang berat, namun menambahkan bahwa teman-temannya sangat membantu dan pengertian. Iapun kemudian menambahkan pesan: ''giliranku untuk tegar.''

Editor majalah feysen Voque edisi Inggris, Alexandra Shulman mengatakan pengaruh McQueen terasakan hingga ke beberapa generasi perancang pakaian Inggris.

''Imajinasinya seperti tak terbatas dan ia mengeluarkan koleksi-koleksi pakaian dengan rancangan yang luar biasa,'' tambahnya.

Jurubicara kepolisian Metropolitan London mengatakan: ''Kami dipanggil sekitar 10.20 pagi tadi karena adanya laporan seorang laki-laki yang meninggal dengan alamat Green Street, W1.''

''Laki-laki tersebut berusia 40 tahun dan berasal dari London. Sebuah prosedur post mortem dilakukan dan hasilnya akan diumumkan pada waktunya nanti.''

''Kematiannya dianggap tidak mencurigakan.''