Cina razia susu yang tercemar

Cina menyita 72 ton bubuk susu yang diduga tercemar melamin dan sedang memburu 100 ton lagi, kata laporan media negara.
Bubuk itu diduga berasal dari produksi yang ditarik dari peredaran setelah menyebabkan enam anak-anak meninggal dunia di tahun 2008 dan 300.000 jatuh sakit.
Dua pabrik susu ditutup pada akhir pekan setelah didapati menjual produk yang menggunakan bubuk tersebut yang seharusnya dimusnahkan.
Melamin ditambahkan ke susu untuk mempertinggi tingkat proteinnya secara artifisial.
China Daily (Harian Cina) mengatakan pabrik susu Ningxia Tiantian ditutup hari Sabtu setelah ditemukan mengolah dan mengemas ulang 170 ton bubuk susu di dalam produk-produknya.
Bubuk itu seharusnya dimusnahkan menyusul skandal tahun 2008 namun diberikan kepada pabrik tersebut oleh perusahaan lain sebagai pembayaran hutang.
Ningxia Tiantian kemudian menjual produk mereka kepada lima pabrik lain di Provinsi Fujian dan Provinsi Guangdong, dan di kawasan otonomi Mongolia Dalam, kata China Daily.
Hanya 72 ton produk itu yang sejauh ini terlacak --selebihnya diduga masih dalam peredaran.
Perusahaan lainnya, Ningxia Panda, ditutup karena keterkaitannya dengan satu pabrik susuk yang ditutup akhir tahun lalu.
'Mahal'
Penyitaan terbaru ini merupakan bagian dari penggerebekan selama 10 hari oleh pihak berwenang Cina terhadap produk-produk yang maish mengandung bubuk yang tercemar.
Zhao Shuming, sekretaris jenderal Asosiasi Industri Susu Ningxia, mengatakan kepada Harian Cina bahwa banyak perusahaan kecil tidak mampu membeli alat untuk memeriksa kandungan melamin.
Dia memperingatkan, sejumlah pabrik susu bisa menyimpan bubuk yang kemungkinan tercemar sampai gelombang pemeriksaan selesai.
Pada akhir 2008, pemerintah menginstruksikan 22 perusahaan yang terlibat dalam skandal ini untuk membayar ganti rugi jutaan dollar kepada keluarga-keluarga yang terkena susu tercemar itu.
Pada bulan November 2009, dua orang dieksekusi mati karena keterlibatan mereka dalam skandal ini.
Melamin digunakan dalam pembuatan plastik dan pupuk. Bila dicampurkan ke dalam produk makanan, melamin mempertinggi kandungan protein tetapi bisa menyebabkan batu ginjal dan gangguan ginjal.









