Enam warga Palestina tewas

Tentara Israel menewaskan enam warga Palestina, tiga di Jalur Gaza dan tiga lagi di Tepi Barat.

Di Jalur Gaza, tiga orang yang tewas itu diduga sedang berupaya menerobos pos perbatasan Erez -menurut pihak militer Israel- dan tewas dalam serangan udara.

Tiga lainnya ditembak di kota Nablus karena diduga terlibat dalam penembakan seorang pemukim Yahudi hingga tewas dua hari lalu.

Jumlah warga Palestina yang tewas ini merupakan yang terbesar dalam satu hari sejak maraknya kembali konflik di Gaza setahun lalu.

Sumber-sumber Palestina di Nablus mengatakan dua dari yang tewas merupakan anggota militan Brigade al-Aqsa, yang berkaitan dengan faksi Fatah pimpinan Presiden Mahmoud Abbas dari Otorita Palestina.

Brigade al-Aqsa merupakan satu dari dua kelompok yang mengaku membunuh pemukim Yahudi itu, yang merupakan korban jiwa pertama oleh militan dalam waktu delapan bulan di Tepi Barat.

Para saksi mata mengatakan Israel melancarkan operasinya sejak dini hari dan berlangsung selama beberapa jam.

Jurubicara militer Israel mengatakan sebuah pernyataan tentang operasi itu akan segera dikeluarkan.

Kekerasan ini terjadi hanya sehari sebelum peringatan perang Gaza yang menewaskan 1.400 warga Palestina dan 13 warga Israel.