Serangan Barcelona dilancarkan setelah 120 tabung gas meledak di 'markas' jaringan teroris

Police say the destroyed house in Alcanar is a focal point of the investigation

Sumber gambar, EPA

Keterangan gambar, Rumah yang hancur di Alcanar ini diyakini sebagai tempat jaringan teroris itu menyiapkan serangan.

Jaringan sel teror beranggotakan 12 orang yang melancarkan serangan di dua tempat di Katalunia, Spanyol, sudah mengumpulkan 120 tabung gas sejak enam bulan untuk menyoiapkan serangan besar.

Menurut polisi, mereka berencana memenuhi tiga mobil dengan tabung-tabung gas yang akan diledakan dalam serangan.

Namun tabung-tabung yang disimpan di sebuah rumah di Alcanar itu meledak pada Rabu malam, sehingga kelompok itu melancarkan serangan dengan menabrakkan mobil kepada para pejalan kaki.

Polisi masih memburu pengemudi mobil yang menabrak orang-orang di Las Rambas, Barcelona, menewaskan 13 orang.

Dalam serangan lain di Cambrils, seorang perempuan terbunuh, sebelum polisi menembak mati lima terduga teroris pelaku serangan itu.

Gas canisters at the destroyed house in the Spanish town of Alcanar used by suspected jihadists behind the Barcelona and Cambrils attacks, 20 August 2017

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Sebagian dari 120 tabung gas yang ditemukan di sebuah rumah yang diduga tempat disiapkannya rencana serangan.

Polisi menyebut jaringan para pejihad ini telah sepenuhnya dibongkar, kendati masih ada yang diburu. .

Kesimpulan ini dicapai setelah para petugas "memeriksa orang-orang yang tewas, yang ditangkap dan setelah melakukan pemeriksaan identitas," kata Menteri Dalam Negeri Juan Ignacio Zoido.

Namun pemerintah regional Katalunia mengatakan bahwa masih mungkin terjadi penangkapan lebih lanjut, karena tersangka utama masih dicari

Misa khusus untuk para korban digelar Minggu siang di Katedral Sagrada Familia yang terkenal, ​​dan dihadiri oleh Raja Felipe dan Ratu Letizia.

Menurut kepala polisi Katalunia Josep Lluis Trapero polisi sudah mengetahui identitas pengemudi pelaku serangan yang kabur itu, namun belum akan diumumkan namanya.

Namun mereka mengukuhkan, sedang memburu pemuda 22 tahun kelahiran Maroko, Younes Abouyaaqoub, yang oleh media Spanyol disebut sebagaoi pelaku yang melarikan diri itu.

line

Siapakah para tersangka itu?

Kelompok yang menyebut diri Negara Islam (ISIS) mengaku sebagai pelaku serangan Las Ramblas, meskipun tidak jelas apakah berupa keterhubungan langsung melalui instruksi atau perancangan ISIS, atau prakarsa yang diilhami ISIS lewat internet. 

(L-R) Moussa Oukabir, Said Aallaa, Mohamed Hychami and Younes Abouyaaqoub

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Moussa Oukabir, Said Aallaa, Mohamed Hychami dan Younes Abouyaaqoub
  • Tewas: Lima tersangka jihadis ditembak mati oleh polisi di Cambrils. Yakni Moussa Oukabir, 17; Kata Aallaa, 18; Mohamed Hychami, 24; Dua pria lain tidak disebutkan namanya
  • Ditangkap: Tiga di kota Ripoll: Driss Oukabir, 28, yang adalah kakak Moussa, yang menyerahkan diri untuk mengatakan bahwa dokumennya dicuri untuk menyewa kendaraan yang digunakan dalam serangan Las Ramblas; Sahal el-Karib, 34; Mohammed Aallaa, 27; Dan satu orang yang tidak disebutkan namanya di Alcanar, menyusul ledakan di sebuah rumah di sana pada hari Rabu
  • Diburu: Younes Abouyaaqoub, dicurigai merupakan pengemudi yang melakukan penabrakkan dalam serangan Las Ramblas

line

Dalam perkembangan lain, ayah dari dua orang terduga pelaku yang terbunuh di Cambrils meyakini bahwa kedua anaknya mengalami radikalisasi dari Abdelbaki Es Satty, seorang imam di Ripoll, yang menghilang beberapa bulan lalu.

Hanya beberapa jam setelah serangan itu, pada Jumat dini hari terjadi serangan kendaraan kedua di Cambrils, sebelah barat Barcelona.

Seorang perempuan tewas dan polisi menembak mati lima tersangka penyerang, termasuk Moussa Oukabir, 17, yang semula dilaporkan sebagai tersangka utama dalam serangan Barcelona.

Oukabir dicurigai menggunakan dokumen kakaknya untuk menyewa kendaraan yang digunakan di Barcelona, lalu ditemukan lagi sebuah kendaraan beberapa jam kemudian di kota Vic, utara Barcelona, ​​yang diduga disiapkan sebagai kendaraan pelarian.

Younes Abouyaaqoub

Sumber gambar, AFP/Getty

Keterangan gambar, Younes Abouyaaqoub, 22, yang diduga merupakan penyerang Las Ramblas yang menewaskan 13 orang.

Jaringan sel teror tersebut dilaporkan terdiri dari 12 pria. Menteri dalam negeri Katalan, Joaquim Forn, menekankan bahwa operasi polisi tidak dapat dianggap selesai sampai semua yang dicurigai menjadi bagian dari sel sudah ditahan.

Polisi mengatakan para tersangka telah merencanakan serangan yang lebih canggih, namun serangan bom tak bisa dilaksanakan karena bahan-bahannya meledak pada hari Rabu di sebuah rumah di kota Alcanar, sehingga mereka melakukan serangan yang lebih sederhana dengan menggunakan kendaraan.

Keterangan video, Rekaman CCTV menunjukkan mobil melaju menghantam orang-orang.

Polisi menemukan potongan mayat dari sedikitnya tiga orang di rumah di Alcanar, lapor surat kabar El Pais.

Abouyaaqoub tinggal di kota Ripoll di utara Barcelona. Tiga orang telah ditangkap di Ripoll, dan satu orang di Alcanar.

Di Ripoll, hari Sabtu kemarin polisi juga menggrebek apartemen seorang imam.

Polisi masih mencari sebuah kendaraan lain, sebuah Renault Kangoo, yang dilaporkan mungkin telah melintasi perbatasan dan masuk ke Prancis.

line

Pada hari Sabtu, petugas darurat Katalunia mengumkan rincian baru tentang korban serangan:

  • Serangan Barcelona: 13 tewas, 12 luka kritis, 24 luka berat, 11 luka agak ringan, 3 luka ringan
  • Serangan Cambrils: 1 tewas, 1 luka berat, 2 luka agak ringan, 1 luka ringan
line

Lini masa teror Barcelona

Map showing route of van which drove into crowds in Barcelona
  • Alcanar, Rabu petang: Sebuah ledakan merusak sebuah rumah di Alkanar, kota kecil 200km selatan Barcelona. Seorang meninggal. Kepala polisi Josep Lluis Trapero mengatakan, terungkap bahwa warga di rumah tersebut telah 'menyiapkan bahan-bahan peledak.' Seorang pejabat pemerintah Katalunia mengatakan sebuah jaringan sel teroris diduga bermaksud menggunakan tabung gas dalam serangan Las Ramblas.
  • Barcelona, ​​Kamis 16:50 (20:50 WIB): Sebuah Fiat putih menabraki orang-orang di Las Ramblas di Barcelona, menewaskan 13 orang dan melukai banyak lainnya. Pengemudi melarikan diri setelah mobilnya terbalik.
  • Vic, Kamis 18:30 (22:30 WIB): Polisi menemukan van kedua, yang diduga disiapkan sebagai kendaraan pelarian, di Vic, kota kecil, 80km utara Barcelona
  • Sant Just Desvern, Kamis 19:30 (23:30 WIB): Sebuah mobil dikendarai ke arah petugas di sebuah pos pemeriksaan di pinggiran kota Barcelona. Petugas melepaskan tembakan. Seorang pria kemudian ditemukan tewas di kursi penumpang dengan luka tusukan. Orang yang tewas itu tidak terkait dengan serangan Las Ramblas, kata sejumlah petugas, namun penyelidikan terus berlanjut. Salah satu kemungkinan, mobil itu dibajak, dan pemiliknya dibunuh oleh pembajaknya yang masih buron
  • Cambrils, Jumat 01:00 (Sabtu 05:00 WIB): Serangan mobil kedua terjadi di Cambrils, sebuah kota resor di selatan Barcelona. Polisi membunuh lima tersangka teroris yang diduga terkait dengan serangan Las Ramblas. Antara lain Moussa Oukabir, 17, yang awalnya diduga sebagai penyerang Las Ramblas. Polisi kemudian menyebutkan tersangka lain, Younes Abouyaaqoub, yang masih sedang diburu.