Jenazah Kim Jong-nam 'masih' di Malaysia hampir dua bulan setelah diduga dibunuh

Sumber gambar, Reuters
Kementerian Kesehatan Malaysia mengukuhkan bahwa jenazah Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, masih berada di Kuala Lumpur.
Pengumuman itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Subramaniam Sathasivam di tengah rumor bahwa jenazah Kim -yang diracuni di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari- direncanakan akan segera diterbangkan dari Malaysia sebagai bagian dari perundingan diplomatik.
Sejauh ini pihak yang seharusnya menerima jenazah kakak tiri pemimpin Korea Utara itu masih menjadi perdebatan sengit dan membuat hubungan antara Malaysia-Korea Utara memburuk.
Beberapa laporan menyebutkan jenazah Kim siap diterbangkan ke Beijing namun ada juga yang mengatakan jenazahnya sudah dikremasi dan akan diterbangkan ke Korea Utara.

Sumber gambar, AP
Namun Subramaniam Sathasivam menegaskan jenazah Kim masih disimpan di ruang jenazah Rumah Sakit Kuala Lumpur.
"Sepanjang yang saya ketahui, belum ada perubahan," katanya pada Selasa (28/03) sebagaimana dikutip oleh kantor berita AP.
"Begitu kita merampungkan perundingan dan mencapai keputusan final, kami akan mengumumkannya," tambah Sathasivam.

Sumber gambar, Reuters
Menurutnya, sejauh ini belum ada keluarga Kim yang menyampaikan niat untuk mengambil jenazah tersebut.
Istri Kim dan anak-anak mereka yang menetap di Makau juga tidak mengajukan klaim.
Kim Jong-nam meninggal dunia setelah dua perempuan menyekakan suatu zat, yang disebut zat saraf pemusnah massal, ke wajahnya di ruangan lapor diri di Bandara KLIA.
Salah seorang terduga pelaku adalah Siti Aisyah, warga negara Indonesia.











