You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
Pengacara dan penasehat Partai NLD Myanmar tewas ditembak
Seorang pengacara dan penasehat Partai Liga Nasional Demokrasi, NLD, pimpinan Aung San Suu Kyi, ditembak mati di bandara Yangon, Myanmar.
Ko Ni ditembak di bagian kepala, Minggu (29/01), setelah kembali dari perjalanan ke Indonesia.
Seorang supir taksi -yang berupaya mencegah penyerangnya melarikan diri- juga ditembak dan menderita cedera namun belakangan meninggal dunia.
Tersangka penembak sudah ditangkap namun belum ada rincian tentang motifnya. Kementerian Informasi mengatakan tersangka bernama Kyi Lin, pria berusia 53 tahun dari Mandalay.
Ko Ni adalah salah seorang figur Muslim ternama di negara yang mayoritasnya beragama Buddha itu.
Dia merupakan pegiat mahasiswa pada masa pergolakan melawan rezim militer tahun 1988 lalu dan pernah menjadi tahanan politik.
Setelah bebas, selain menjadi pengacara dia juga menjabat penasehat di NLD namun mengkritik partai pimpinan Aung San Suu Kyi itu karena tidak menempatkan calon anggota parlemen beragama Islam dalam pemilihan umum 2015.
Sebagaimana dilaporkan wartawan BBC di Myanmar, Jonah Fisher, Ko Ni turut membantu mendirikan Asosiasi Pengacara Muslim Myanmar dan menyuarakan perlunya perlindungan hak-hak warga Muslim. Menurut Jonah Fisher, sikap Ko Ni itu amat mungkin menciptakan banyak musuh.
Sebagai pengacara, dia mendirikan firma hukum, Laurel Law Firm bersama dua pengacara lainnya tahun 1995.
Mantan Ketua Jaringan Penasehat Hukum Myanmar, Kyee Mynt -yang dekat dengan Ko Ni- menegaskan Myanmar kehilangan 'wajah demokrasi'.
"Merupakan kehilangan besar bagi kami bahwa Ko Ni tewas dibunuh. Dia merupakan wajah demokrasi di negara kami dan adalah kehilangan besar bagi kami," jelas Mynt, seperti dikutip kantor berita AP.
Kelompok pegiat hak asasi Amensty International sudah mendesak penyelidikan yang mandiri atas pembunuhan Ko Ni.