Hong Kong akan kembalikan kendaraan lapis baja Singapura

Hong Kong mengatakan akan mengembalikan sembilan kendaraan lapis baja milik Singapura, yang transit di sana setelah menyelesaikan latihan militer di Taiwan.

Kendaraan lapis baja Terrex tersebut disita oleh pihak berwenang Hong Kong pada November lalu karena diduga melanggar undang-undang Hong Kong.

Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen, menulis pesan di Facebook, "Terrex SAF (Angkatan Bersenjata Singapura) akan kembali pulang ke Singapura, Menanti bersatunya kembali dengan semua warga Singapura di tahun Ayam Jago."

Kasus ini sempat meningkatkan ketegangan antara Cina -yang memiliki wilayah semiotonomi Hong Kong setelah dikembalikan Inggris tahun 1997- dan Singapura, yang menjalin kerja sama militer dengan Taiwan sejak tahun 1970-an.

Cina tetap menganggap Taiwan sebagai provinsinya yang membangkang dan mengecam semua pemerintahan yang menjalin kerja sama dengan negara pulau itu.

Penyelidikan selesai

Sembilan kendaraan lapis baja bersangkutan sedang dalam pengiriman kembali oleh sebuah perusahaan jasa swasta ke Singapura namun transit di Hong Kong dan ditemukan oleh pihak bea cukai, yang langsung menyitanya.

"Bea Cukai Hong Kong sudah menuntaskan dugaan pelanggaran. Penyelidikan mungkin akan mengarah pada dakwaan kriminal," jelas Komisaris Bea Cukai Hong Kong, Roy Tang, kepada kantor berita Reuters.

Tidak disebutkan rincian hasil penyelidikan namun kendaraan lapis baja Terrex itu akan dikembalikan ke Singapura.

"Kenderaan militer dan peralatan yang terkait akan dikembalikan ke Singapura dengan pengakut," tambahnya.

Singapura sejak awal mendesak agar peralatan militer mereka dikembalikan segera.