Serangan truk Berlin: Polisi mencari warga Tunisia

Sumber gambar, Getty/Sean Gallup
Kepolisian Jerman mencari seorang warga Tunisia terkait dengan serangan truk atas pasar Natal di Berlin, yang menewaskan 20 jiwa dan melukai 49 lainnya.
Laporan-alporan media menyebutkan berdasarkan izin tinggal sementara yang ditemukan di dalam gerbong truk, pria tersebut bernama Anis A, yang lahir tahun 1992 di kota Tataouine.
Operasi polisi antara lain dilakukan di negara bagian North Rhine-Westphalia, yang mengeluarkan izin tinggal sementara tersebut.
Menurut koran Allgemeine Zeitung dan Bild, tersangka warga Tunisia itu menggunakan nama palsu.
Bagaimanapun pihak berwenang tidak mengukuhkan informasi-informasi yang beredar di berbagai media.

Sumber gambar, Getty/Sean Gallup
Kelompok yang menamakan Negara Islam atau ISIS sudah menyatakan bahwa salah seorang militannya yang melakukan serangan tersebut, namun belum ada bukti-bukti yang mendukung pernyataannya.
Supir truk yang sebenarnya -Lukasz Urban asal Polandia- diyakini sempat melawan penyerang yang menyetir truk ke dalam pasar tanpa mengurangi kecepatan.
Urban ditemukan tewas di kursi penumpang dengan luka tembakan dan tikaman.

Sumber gambar, Reuters
Ariel Zurawski -pemilik perusahaan angkutan bersangkutan- mengatakan dia sudah diminta polisi untuk mengidentifikasi Urban lewat beberapa foto korban di dalam truk, yang diduga dibajak oleh penyerangnya.
"Wajahnya membengkak dan penuh darah. Jelas sekali dia berjuang untuk hidup," jelasnya kepada Stasiun TVN.
Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas de Maiziere, sudah menegaskan para penyelidik tidak akan beristirahat sampai pihak yang berada di belakang serangan tersebut ditangkap.










