Pencarian korban longsor masih berlangsung di Purworejo, Jawa Tengah

Proses pencarian korban di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, masih berlangsung.

Sumber gambar, Mukti Ali

Keterangan gambar, Proses pencarian korban di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, masih berlangsung.

Tim SAR dan relawan masih mencari korban selamat maupun meninggal dunia di wilayah terdampak bencana longsor di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan pencarian korban dilakukan siang dan malam.

Akan tetapi, hingga saat ini, menurut wartawan Mukti Ali ke BBC Indonesia, proses evakuasi belum menemukan korban baru. Hingga kemarin sore, Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat 47 orang korban tewas dan 15 orang masih dinyatakan hilang.

Untuk mengantisipasi bencana lanjutan, Bupati Purworejo, Agus Bastian, telah menetapkan tanggap bencana selama 30 hari hingga 18 Juli mendatang.

Bupati juga meminta masyarakat untuk tetap siaga serta meminta Kepala Pelaksana BPBD, Budi Harjono, untuk terus berkoordinasi dengan tim BNPB, tim SAR dan relawan lainnya hingga Jumat nanti.

  • <link type="page"><caption> Korban longsor Jateng 47 tewas dan 15 hilang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/06/160620_indonesia_longsor_purworejo" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Banjir dan longsor di 16 daerah Jateng, 24 tewas dan 26 hilang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/06/160619_indonesia_banjir_jateng_update" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/06/160618_indonesia_hujan_lebat" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Potensi hujan lebat masih akan terjadi sampai 20 Jun</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/06/160618_indonesia_hujan_lebat" platform="highweb"/></link>i

Supermarket Bencana

Langkah selanjutnya, sebagaimana dikemukakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, adalah merelokasi rumah korban yang hilang akibat bencana.

“Pemerintah kita minta untuk mencari lahan agar disiapkan sedini mungkin. Kita nanti akan menyiapkan bantuan anggarannya sehingga nanti pada saat tanggap darurat ini selesai, segera mereka bisa kita relokasi”, jelas Ganjar.

Selain longsor, Jawa Tengah juga dilanda bencana banjir yang dipicu La Nina

Sumber gambar, FAJAR SODIQ

Keterangan gambar, Selain longsor, Jawa Tengah juga dilanda bencana banjir yang dipicu La Nina

Ganjar mengakui daerah Jawa Tengah rawan bencana alam.

Dia bahkan menyebut provinsi ini sebagai ‘supermarket bencana’. “(Bencana) apa saja ada. Dari 35 kota di Jawa Tengah, hanya kota Salatiga saja yang paling rendah karena kecil sekali kotanya.

  • <link type="page"><caption> Transportasi lumpuh, bantuan ke pulau-pulau di Sulawesi Utara terhambat</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/06/160622_indonesia_bencana_sitaro_sangihe" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Banjir dan longsor di Sangihe, empat orang tertimbun</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/06/160621_indonesia_banjir_sangihe" platform="highweb"/></link>
Peta bencana menunjukkan hampir semua wilayah Jawa Tengah rawan bencana

Sumber gambar, BNPB

Keterangan gambar, Peta bencana menunjukkan hampir semua wilayah Jawa Tengah rawan bencana

"Oleh karena itu, kami memberikan penjelasan kepada masyarakat agar mereka peduli, mereka mengerti kepada alam. Kita pasang juga early warning system (sistem peringatan dini). Kita harapkan nantinya mereka punya kesadaran untuk mau pindah. Kalau itu bisa dilakukan, sebenarnya itu yang paling sempurna untuk menyelamatkan nyawa.“

Berdasarkan peta geologis, daerah rawan longsor di Jawa Tengah tersebar di sekitar Karanganyar di sebelah timur, serta di Purworejo, Magelang, Tumanggung , Wonosobo, Purbalingga sampai Banyumas.