Gerhana matahari total tingkatkan kunjungan turis

Peneliti

Sumber gambar, Getty Images

Keterangan gambar, Wisatawan dan peneliti mendatani lokasi gerhana matahari total di Indonesia.

Gerhana Matahari Total pada 9 Maret 2016 yang melintasi wilayah Indonesia dari Sumatera sampai Maluku Utara menyedot meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan luar negeri.

Sekitar 10.000 wisatawan asing dan 100.000 wisatawan domestik diperkirakan akan menyaksikan gerhana matahari total di sejumlah daerah yang menggelar festival.

Para wisatawan itu mengunjungi daerah-daerah yang menjadi pusat jalur totalitas gerhana matahari, seperti Palembang Sumatera Selatan, Tanjung Pandan Belitung, Palu Sulawesi Tengah sampai daerah terpencil Maba yang berada di Halmahera Timur, Maluku Utara.

"Ini merupakan tahun yang sangat spesial karena kami mendapatkan fenomena ini - daya tarik wisata yang diciptakan oleh Tuhan," jelas Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Mancanegara pada Kementerian Pariwisata I Gde Pitana kepada kantor berita AFP.

Tingkat hunian hotel dan penginapan di daerah yang dilintasi gerhana matahari total pun melonjak.

Wisatawan
Keterangan gambar, Wisatawan asing di Palu mulai berdatangan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sulteng, Siti Norma Marjanu mengatakan seluruh hotel di Sulsel dipenuhi pengunjung yang akan menyaksikan gerhana.

“Mereka sudah pesan hotel jauh hari, bahkan ada yang sejak tahun 2013 silam, dan langsung membayar tunai,” kata Norma Marjanu kepada wartawan di Palu, yang melaporkan untuk BBC Indonesia, Erna Lidiawati.

Dia memperkirakan kunjungan wisatawan domestik dan luar negeri - termasuk para peneliti - yang berkunjung ke Sulteng mencapai 5.000 orang.

Menginap di desa dan pantai

Sejak akhir pekan lalu, ribuan pengunjung itu sudah tiba di Palu dan Poso merupakan kota di Sulteng yang akan dilintasi gerhana matahari total.

General Manager Swissbel Hotel, Guntoro mengatakan tingkat hunian kamar sudah penuh dipesan oleh pengunjung dari Jepang dan Indonesia.

Peta GMT

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Gerhana Matahari Total akan melintasi 12 provinsi di Indonesia.

Meski kunjungan wisatawan meningkat tetapi tidak ada diberlakukan tarif khusus bagi tamu dari dalam maupun luar negeri.

“Semua harga normal tidak dibedakan antara wisatawan asing maupun lokal,” kata dia.

Tetapi para peneliti dan wisatawan tak hanya menginap di hotel yang terletak di kota Palu, tetapi juga di Desa Ngatabaru dan Desa Mantantimali yang terletak di wilayah Kabupaten Sigi.

Di Desa Ngatabaru misalnya, lokasi yang berada di ketinggian 1.800 hingga 2.000 meter di atas permukaan ait laut (mdpl) tersebut bakal dipadati oleh ribuan turis dari mancanegara.

Dipastikan akan ada sekitar 1.800 hingga 2.000 orang wisatawan asing dari Eropa, Amerika dan Asia yang akan mendatangi lokasi tersebut.

  • <bold><link type="page"><caption> Pantai Kelayang, pusat perburuan Gerhana Matahari Total di pulau Belitung</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160308_indonesia_gerhana_pantaikelayang.shtml" platform="highweb"/></link></bold>
  • <bold><link type="page"><caption> Gerhana matahari antara mitos dan sains</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/03/160306_iptek_gerhana_matahari.shtml" platform="highweb"/></link></bold>

Selain Palu, wisatawan juga memadati Pulau Belitung sejak awal pekan ini. Executive assistant manager BW Suite Hotel Denny Walangitan mengatakan kamar hotel sudah dipesan sejak Agustus tahun lalu, terutama wisatawan asing.

"Tanggal tujuh sampai 10 sudah penuh sejak lama untuk semua jenis kamar yang jumlahnya 202 kamar," jelas Denny kepada wartawan BBC Indonesia di Belitung Ging Ginanjar.

Denny mengatakan harga kamar selama gerhana matahari naik 5%.

Belitung
Keterangan gambar, Persiapan pemantauan gerhana matahari total di Pantai Tanjung Kelayang Belitung.

Gerhana Matahari Total akan dimulai pada pukul 6.20 WIB, ketika itu Matahari akan bergerak dari Samudra Hindia ke wilayah barat Indonesia di Pulau Pagai Selatan di Sumatera Barat, kemudian melintasi Palembang Sumatera Selatan, Bangka -Belitung, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Papua Nugini, dan berakhir di Lautan Pasifik.

Proses gerhana Matahari sekitar 2-3 jam, tetapi fase totalnya di wilayah Indonesia hanya 1,5-3 menit saja, dan sekitar 4 menit di Papua Nugini.