Bandara masih tutup deportasi bos mafia India ditunda

rajendra_sadashiv_nikalje

Sumber gambar, GETTY

Keterangan gambar, Rajendra Sadashiv Nikalje ditangkap Polda Bali saat mendarat di Bandara Ngurah Rai.

Deportasi bos jaringan kriminal bawah tanah India dari bali tertunda karena penutupan bandara.

Rajendra Sadashiv Nikalje, dikenal di India sebagai Chota Rajan atau "Rajan kecil," ditahan ketika mendarat di Bali dari Sydney, 25 Oktober lalu.

Situs Interpol menyatakan Nikalje lahir di Mumbai, dan dicari untuk sejumlah tuduhan, antara lain pembunuhan serta kepemilikan dan penggunaan senjata api ilegal.

Ia dijadwalkan untuk didoprtasi ke India dari Bandara Ngurah Rai, Selasa (03/11) malam, namun ditunda karena lalu lintas penerbangan dari dan ke Bali ditutup.

Menurut Pande Sugiarta dari Polda Bali kepada kantor berita AP, Nikalje, yang membawa paspor dengan nama alias Mohan Kumar, polisi menangkap Nikalje berdasarkan permintaan kepolisian internasional, Interpol, yang mendapat informasi dari polsi Australia. Menurut polisi Australia, Nikalje telah tinggal di Indonesia dengan menggunakan nama lain.

Sementara Nikalje, 56, mengatakan kepada kepolisian di bali, bahwa ia menyembunyikan diri di Australia sejak tujuh tahun lalu, dan datang ke Bali untuk sekadar liburan.