Puluhan pencari suaka ditampung di Rote Ndao, NTT

Pencari suaka

Sumber gambar, AFP GETTY IMAGES

Keterangan gambar, Para pencari suaka biasanya menggunakan Indonesia sebagai transit menuju Australia.

Sebanyak 65 pencari suaka dari Myanmar, Bangladesh dan Sri Lanka kini ditampung di Polres Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, setelah perahu-perahu mereka diklaim diusir Angkatan Laut Australia dalam perjalanan ke Selandia Baru.

Selain mereka, polisi menduga ada dua pencari suaka dan satu anak buah kapal yang melarikan diri dan sekarang dalam pengejaran.

“Sebenarnya tujuan mereka bukan ke Australia, tetapi mau ke Selandia Baru, kemudian didorong oleh Angkatan Laut Australia ketika sampai di perbatasan untuk masuk ke Indonesia, dan diarahkan untuk ke sini," kata Kapolres Rote Ndao, AKBP Hidayat kepada wartawan BBC Indonesia, Sri Lestari.

“Mereka berangkat dari Pelabuhan Ratu Sukabumi sejak 5 Mei lalu, dan telah tinggal di Cisarua," tambahnya.

Belum diketahui berapa lama para pencari suaka telah tinggal di Cisarua, Jawa Barat. Sampai dengan akhir Februari 2015, jumlah pencari suaka di Indonesia yang terdaftar di Badan Pengungsi PBB (UNHCR) adalah 7.315 orang dan jumlah pengungsi tercatat 4.400 orang. Data itu belum termasuk pengungsi Rohingya yang baru-baru ini mendarat di Aceh

Australia, tujuan utama para pencari suaka di Asia, sebelumnya telah menegaskan akan menolak perahu-perahu pencari suaka. Biasanya mereka menggunakan Indonesia sebagai transit menuju Australia.