Netizen kritik putusan Pilkada lewat DPRD

Netizen menyebut putusan DPR kemunduran demokrasi

Sumber gambar, TWITTER

Keterangan gambar, Netizen menyebut putusan DPR kemunduran demokrasi

Keputusan sidang paripurna DPR yang memutuskan Pilkada melalui DPPD disambut kritikan dari para pengguna internet di Indonesia.

#ShameOnYouSBY dan #RIPDemokrasi menjadi trending topics atau topik teratas yang menjadi pembicaraan pengguna jejaring sosial Twitter dunia pada Jumat (26/09) pagi.

Para pengguna internet menyatakan keputusan DPR merupakan kemunduran bagi demokrasi yang telah dicapai Indonesia dan kembali ke jaman orde baru.

Dalam kicauannya, Walikota Bandung Ridwan Kamil melalui akun Twitternya @ridwankamil menyebut : "demokrasi negeri ini mengalami kemunduran. Anak cucu anda, kita semua, tidak bisa lagi memilih langsung pemimpin daerahnya."

Dia juga menyatakan dengan pilkada tidak langsung maka nasib seluruh calon pemimpin-pemimpin di daerah praktis akan diatur oleh elit-elit di Jakarta.

Ridwan juga mengatakan para walikota bupati di forum Apeksi/Apkasi akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

Reaksi Walikota Bandung Ridwan Kamil

Sumber gambar, TWITTER

Keterangan gambar, Reaksi Walikota Bandung Ridwan Kamil

Sebelumnya dalam sidang paripurna yang berlangsung alot, DPR akhirnya memutuskan Pilkada melalui DPRD melalui mekanisme voting, pada Jumat dini hari.

Sebanyak 226 suara mendukung pilkada digelar lewat DPR dan 135 suara meminta pilkada secara langsung, dengan total anggota DPR yang memberikan suara 361 orang dan tidak ada yang abstain.

Fraksi Partai Demokrat memutuskan untuk walkout, walau ada beberapa anggotanya yang memberikan suara secara individu.

Pendukung Pilkada langsung dan Pilkada melalui DPRD gelar demo di DPR, Kamis (25/09)
Keterangan gambar, Pendukung Pilkada langsung dan Pilkada melalui DPRD gelar demo di DPR, Kamis (25/09)