Kekerasan meningkat, kader partai mengungsi

Sumber gambar, AP
<link type="page"><caption> Aksi kekerasan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/03/140303_penembakan_caleg_aceh.shtml" platform="highweb"/></link> terhadap kader-kader partai lokal di Aceh menjelang pemilihan legislatif, 9 Maret mendatang, membuat sejumlah kader partai, termasuk Partai Nasional Aceh (PNA), memilih berlindung di rumah-rumah sanak saudara dan hotel dekat tangsi militer.
Saiful MDA, seorang wartawan di Aceh Utara, mengaku melihat secara langsung keberadaan sejumlah kader PNA di sebuah hotel Kota Lhokseumawe, yang berada tidak jauh dari sebuah posko militer.
Hal itu diamini Ketua Dewan Pimpinan Pusat PNA, Munawar Liza. Menurutnya, eskalasi kekerasan terhadap kader-kader PNA meningkat pesat di kawasan Aceh Utara dan Aceh Timur.
Imbasnya, kata Munawar, beberapa kader PNA terpaksa menginap di rumah-rumah keluarga dan hotel-hotel.
"Kita melihat bahwa aparat keamanan belum bisa menjamin keamanan warga dan kader-kader PNA," kata Munawar kepada wartawan BBC Indonesia, Jerome Wirawan.
Patroli
Tudingan bahwa aparat tidak melindungi kader-kader PNA sontak dibantah Kapolres Bireun AKBP Muhammad Ali Khadafi.
"Sampai saat ini saya belum menerima pengaduan bahwa ada kader atau simpatisan partai tertentu diancam di Bireun. Sejak empat bulan lalu, kami mengintesifkan patroli dan menyambangi partai-partai lokal dan nasional,"ujarnya.
Hal senada diutarakan pula oleh Kapolres Aceh Utara AKBP Gatot Sujono. Dia mengaku belum menerima laporan mengenai ancaman yang ditujukan kepada kader-kader partai lokal. Kendati begitu, sambung Gatot, pihaknya telah memproses kasus perusakan alat peraga kampanye partai.
PNA dan Partai Aceh (PA) merupakan dua partai lokal di Aceh yang didirikan oleh bekas pimpinan dan anggota Gerakan Aceh Merdeka, GAM. Kedua partai kini bersaing untuk memenangi pemilu legislatif 2014.
Persaingan tersebut kerap berujung pada <link type="page"><caption> aksi kekerasan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/03/140328_aceh_pemilu_kekerasan_berlanjut.shtml" platform="highweb"/></link>. Pada 21 Maret lalu, seorang kader PA ditembak di Desa Reuleut, Kabupaten Aceh Utara. Sesaat kemudian, dua orang satuan pengamanan PNA dihajar babak belur di lokasi yang sama.
Setelah itu, perusakan atribut partai baik milik PNA maupun milik PA kerap terjadi di Reuleut, Lhokseumawe, dan sejumlah lokasi di Aceh Utara. Bahkan, beberapa waktu kemudian sebanyak tiga rumah milik kader PNA dan empat rumah kader PA dirusak.
Dalam peristiwa terbaru, <link type="page"><caption> sekelompok orang bersenjata menembak kendaraan simpatisan Partai Aceh di Bireuen</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/04/140401_aceh_tiga_tewas_kekerasan.shtml" platform="highweb"/></link> awal pekan ini yang menewaskan tiga orang termasuk seorang bocah kecil.









