Dua tewas setelah letusan Gunung Kelud

kelud

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Jumlah pengungsi Gunung Kelud mencapai 100 ribu orang

Seorang kakek dan nenek di kabupaten Malang meninggal dunia di Malang, Jawa Timur, setelah letusan Gunung Kelud, Jumat.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulis mengatakan korban bernama Sail, 60, warga dusun Ngutut di Malang.

Seorang lagi bernama Pontini, 65, warga desa Plumbang.

Sail tewas karena atap rumahnya ambruk, sedangkan Pontini karena tembok rumahnya roboh akibat menahan beban pasir di bagian atap yang konstruksinya lemah.

"Korban meninggal bukan akibat dampak langsung erupsi, tapi kecelakaan," kata Sutopo.

Jumlah pengungsi akibat <link type="page"><caption> letusan Gunung Kelud</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/02/140214_kelud_kisahpengungsi.shtml" platform="highweb"/></link> berjumlah 100.248 orang di 172 titik.

Menurut Sutopo, sebagian pengungsi sudah kembali ke rumah. Kondisi masyarakat di sekitar Gunung Kelud seperti di Blitar, Kediri dan Malang cukup kondusif.

Masyarakat telah melakukan aktivitas sehari-hari, kecuali di radius 10 km yang masih harus mengungsi.

Sementara status Kelud tetap Awas meski aktivitas menunjukkan <link type="page"><caption> penurunan.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2014/02/140214_kelud_tenang.shtml" platform="highweb"/></link>