Ribuan pengungsi Sinabung diminta pulang

Pengungsi Sinabung
Keterangan gambar, Sejumlah pengungsi mengalami gangguan kesehatan, antara lain infeksi saluranpernapasan.
    • Penulis, Rohmatin Bonasir
    • Peranan, Wartawan BBC Indonesia

Sebagian dari 15.000 pengungsi letusan Gunung Sinabung, Sumatra Utara, mulai besok (20/09) secara resmi akan diminta pulang karena desa-desa mereka aman dari dampak letusan.

Mereka yang diminta pulang adalah warga yang rumahnya berada di luar radius tiga kilometer dari <link type="page"><caption> gunung berapi yang meletus hari Minggu</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2013/09/130915_gunung_sinabung_meletus.shtml" platform="highweb"/></link> dini hari (15/09).

"Mulai besok (Jumat) di tempat-tempat penampungan diterangkan kepada para pengungsi bahwa kampung ini, desa ini, dinyatakan aman, warga dipersilahkan kembali ke rumah masing-masing," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara, Asren Nasution kepada BBC Indonesia.

Asren Nasution menambahkan berdasarkan rekomendasi para ahli, hanya penduduk di radius tiga kilometer yang diharuskan mengungsi.

"Nah kalau tiga kilometer paling kurang lebih ada 3.000 sampai 4.000 pengungsi. Namun kenyataan sampai hari ini di atas radius lima kilometer sudah ikut mengungsi," jelas Asren Nasution.

Takut pulang

Dengan demikian sekitar 11.000 atau 12.000 orang yang kini berada di penampungan-penampungan antara lain di Kabanjahe, Brastagi akan diminta untuk pulang ke rumah masing-masing.

Jumlah pengungsi letusan Gunung Sinabung membengkak, menurut Asren Nasution, karena penduduk sekitar khawatir akan dampak buruk letusan.

"Yang kedua ada informasi-informasi yang kadang usil, yang bukan ahlinya menyampaikan informasi tentang kondisi yang mengkhawatirkan sehingga ada yang tujuh kilo pun ikut mengungsi," jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Utara.

Seorang pengungsi di Brastagi, Johnson, menuturkan ia belum berani pulang walaupun pemerintah menghimbau warga untuk kembali ke rumah.

"Kalau radius tiga kilometer abunya. Pasti tiap hari gunung itu mengeluarkan asap, debu. Kita mau ke ladang pun susah, ladang kita tanami kol. Kita tengok kolnya sebentar, tidak berani lama," ujarnya.

Rumah Johnson terletak di sekitar radius tiga kilometer tetapi kawan-kawannya yang tinggal di radius tujuh kilometer pun mengaku masih takut untuk pulang.

Para ahli vulkanologi dan geologi mengatakan seharusnya pengungsi letusan Gunung Sinabung kali ini tidak sebanyak kenyataan karena skala ledakannya kecil. Mereka membandingkan data letusan tahun 2010.

Pada itu tinggi letusan Gunung Sinabung mencapai 3.000 meter dan jumlah pengungsi tercatat 12.000 jiwa.